Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Pembukaan cupu panjala memunculkan banyak ramalan, namun ahli waris punya pesan tersendiri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ritual pembukaan Cupu Panjala merupakan salah satu tradisi yang sudah berlangsung selama ratusan tahun di Kecamatan Panggang. Masyarakat pun percaya, jika gambar-gambar yang ada merupakan perlambang apa yang akan terjadi setahun ke depan.
“Meski masyarakat percaya tentang ramalan setahun ke depan, ahli waris cupu tidak akan pernah menafsirkan terhadap gambar yang ada,” kata tokoh Masyarakat Dusun Mendak, yang juga masih kerabat Kiai Cupu Panjala, Sutarpan.
Mantan Anggota DPRD Gunungkidul ini mengatakan kesahihan gambaran di kain penutup cupu sudah terbukti dan benar terjadi, mulai dari kejadian di lingkup Gunungkidul ataupun nasional.
Kendati demikian, ia meminta gambaran-gambaran tersebut jangan dijadikan patokan, karena untuk mencapai apa yang diinginkan harus disertai dengan kerja keras dan berdoa kepada Tuhan.
“Percaya itu boleh saja, tapi yang terpenting harus tetap berusaha,” seru dia.
Hal senada juga diungkapkan ahli waris Cupu Panjala Dwijo. Menurut dia, dari beberapa lapis kain yang membungkus Cupu Panjala ditemukan puluhan pertanda. Hanya saja, ia tidak berani mengartikan makna yang ada dari guratan-guratan gambar tersebut. “Biarlah masyarakat yang memaknai sendiri-sendiri,” kata Dwijo.
Meski demikian, Dwijo mengakui saat terjadi sebuah peristiwa akan mencocokan apakah peristiwa yang terjadi sama dengan yang tertuang dalam kain kafan pembungkius cupu. “Paling-paling kalau gambarnya sesuai, saya baru mengartikan jika gambar tersebut memperlambangkan kejadian ini,” tuturnya.
Dia pun berharap agar tradisi pembukaan Cupu Panjala harus dijaga sehingga tidak hilang oleh perkembangan zaman. “Saya ingin tradisi ini terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan terhadap peninggalan nenek moyang,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.