APBD GUNUNGKIDUL 2016 : Biaya Cetak dan Fotokopi Pemkab Gunungkidul Mencapai Rp11,4 Miliar

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 02 Desember 2015 16:20 WIB
APBD GUNUNGKIDUL 2016 : Biaya Cetak dan Fotokopi Pemkab Gunungkidul Mencapai Rp11,4 Miliar

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno saat membukukan tanda tangan dalam dokumen pengesahan APBD 2016 di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (25/11/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)

APBD 2016 Pemkab Gunungkidul, biaya cetak dan fotokopi mencapai Rp11,4 miliar

Harianjogja.com,  GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp11,4 miliar untuk belanja cetak dan fotokopi dokumen. Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp6,29 miliar.

Biaya belanja percetakan ini dapat dilihat dalam dokumen http://www.solopos.com/2015/11/13/apbd-gunungkidul-2016-60-anggaran-untuk-gaji-pegawai-660642" target="_blank">Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2016 yang disahkan antara legislatif dengan eksekutif pada Rabu (25/11/2015). Dana ini terbagi dalam dua program, yakni belanja untuk percetakan dokumen sebesar Rp6,6 miliar, serta belanja fotokopi sejumlah Rp4,8 miliar.

Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ari Siswanto mengakui anggaran untuk percetakan dan fotokopi sangat besar karena angkanya mencapai belasan miliar rupiah. Dana itu, tidak hanya digunakan oleh pemkab, namun juga digunakan untuk kebutuhan dokumen bagi anggota dewan.

Dia berpendapat, harusnya dana tersebut bisa diefisiensi, apalagi saat sekarang memasuki era digital, sehingga pencetakan atau penggandaan hanya dilakukan terhadap dokumen yang dianggap penting saja.

"Sisanya bisa diberikan dalam bentuk soft file yang disimpan dalam compact disc [CD] atau flashdisk," kata Ari kepada Harian Jogja, Selasa (1/12/2015).

Dia mengakui tidak mungkin lagi mengubah anggaran tersebut, karena APBD telah diketok. Namun, Ari berpendapat bahwa sebenarnya masalah itu bisa ditekan dengan jalan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah untuk mengurusi urusan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online