Bupati Gunungkidul Ajak ASN Nglarisi Pasar Tiap Jumat Awal Bulan
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Kabag Ops Polres Gunungkidul Kompol Edy Sugiharto (kanan) dan Kasatreskrim AKP Mustijat Priyambodo (kiri) saat memeriksa sejumlah barang bukti kendaraan bermotor hasil razia Turonggo Progo di halaman Mapolres, Kamis (29/10/2015).(JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Operasi cita kondisi digelar di rest area Bunder Patuk, hasilnya di luar dugaan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Polisi menggelar operasi cipta kondisi di kawasan rest area Bunder, Kecamatan Patuk, Minggu (17/1/2016) dini hari. Hasilnya petugas berhasil mengamankan dua buah senjata tajam, sebuah pistol mainan, delapan botol minuman keras serta dua motor tidak dilengkapi surat-surat yang lengkap.
Kepala Bagian Operasional Polres Gunungkidul Eddy Sugiharto mengatakan, razia yang dilakukan petugas di rest area Bunder Patuk merupakan kegiatan rutin guna meningkatkan keamanan wilayah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai tindak lanjut penetapan siaga satu yang dilakukan Markas Besar Polri pascaaksi teror yang terjadi di Jakarta baru-baru ini.
Dia menjelaskan, setiap kendaraan yang melintas baik roda dua maupun roda empat akan diperiksa. Tujuan dari pemeriksaan tersebut selain untuk melihat kelengkapan surat, juga untuk mempersempit ruang gerak para pelaku teror. Adapun barang-barang yang dicari berupa senjata tajam, bahan peledak hingga minuman keras.
“Tujuannya dari kegiatan ini untuk memastikan wilayah Gunungkidul tetap aman dan kondusif,” kata Eddy, usai kegiatan.
Dalam razia yang berlangsung sekitar dua jam itu, petugas berhasil mengamankan pengendara yang membawa senjata tajam, minuman keras hingga kendaraan yang tak dilengkapi dengan surat.
“Kami juga mengamankan seorang pengendara yang membawa sebuah pistol mainan. Untuk penangan kasus kami serahkan ke reserse dan kriminal [Reskrim] guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata mantan Kepala Polsek Gondokusuman, Kota Jogja itu.
Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polres Gunungkidul Mustijat Priyambodo membenarkan, di saat operasi cipta kondisi yang dilakukan di kawasan rest area Bunder petugas mengamankan pengendara yang barang-barang yang menjadi sasaran operasi. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas juga sudah mengambil keterangan dari pemilik guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
“Benda-benda yang membahayakan itu juga sudah disita dan diamankan di markas,” kata Mustijat.
Dia menjelaskan, meski telah diperiksa, petugas tidak melakukan penahan terhadap pengendara yang membawa benda-benda berbahaya. Mereka hanya disuruh membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
“Kepada petugas, pemilik mengaku benda-benda itu digunakan untuk mengamankan diri di perjalanan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kulit terasa kesat setelah cuci muka bukan tanda benar-benar bersih. Dokter menjelaskan cara cleansing yang efektif tanpa merusak kulit.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.