Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Sebanyak 435 anggota Gafatar yang ditampung di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, dipulangkan ke daerah asal, Jumat (29/1/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Pemulangan anggota gafatar berjalan lancar.
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 236 warga DIY eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)tiba di Gedung Youth Center, Mlati, Sleman, Jumat (29/1/2016). Selain pembinaan, para eks Gafatar tersebut akan mendapatkan deradikalisasi selama tiga hari sebelum dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.
Ratusan eks Gafatar tersebut tiba pukul 15.30 WIB dengan dikawal ketat aparat kepolisian dan TNI. Mereka diangkut menggunakan lima buah bus pariwisata dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Setiba di lokasi penampungan, mereka langsung diarahkan ke lokasi penampungan sementara. Mereka ditempatkan secara terpisah sesuai daerah asal.
"Kami akan memberikan pembinaan aspek psikologi, spiritual, dan jasmani. Selama tiga hari kami minta pihak keluarga jangan dulu menjenguk, mereka masih kelelahan," kata Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi di lokasi penampungan.
Selain mendapatkan program pembinaan, warga akan diidentifikasi secara detail meliputi nama, alamat, keahlian, dan lainnya. Identifikasi juga dilakukan terkait dengan latar belakang pekerjaannya. Jika masih mempunyai rumah atau keluarga, pemerintah akan mengembalikan ke keluarganya masing-masing. Sebaliknya, jika tidak lagi memiliki rumah dan keluarga, mereka akan mendapatkan penanganan khusus.
Polda DIY juga melakukan pemeriksaan sidik jari warga eks Gafatar yang belum terdata di Donohudan. Di lokasi penampungan Youth Center sendiri dilengkapi dengan dapur umum, klinik kesehatan PMI, serta pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI. Selama warga eks Gafatar berada di penampungan, lokasi tersebut steril dari kunjungan.
"Komunikasi kami jalin secara informal dulu. Misi kami saat ini adalah misi kemanusiaan," kata Untung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Agenda Jogja hari ini, Rabu 2 September 2026, menghadirkan Talent Fest, Asia Tri Jogja, dan Lomba Baris-Berbaris yang diikuti ribuan pelajar.
Vietnam U-20 kalah 0-3 dari Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Yutaka Ikeuchi mengungkap masalah tim setelah kebobolan.