Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Perawatan Alun-alun Wonosari (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Penataan Gunungkidul perlu diperhatikan secara detil.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Keluhan pedagang kaki lima di kawasan Alun-alun Wonosari mengenai penataan di area tersebut diharapkan dapat diwadahi.
Pedagang di sekitar wilayah tersebut resah adanya rencana penataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten. Pedagang takut kepindahan dari lokasi tersebut bisa mengurangi penghasilan mereka setiap harinya.
Sekretaris Komisi D DPRD Gunungkidul Imam Taufik meminta pemkab membuat perencanaan yang matang dalam upaya penataan. Menurut dia, tindakan gegabah dalam relokasi malah akan memperumit dalam upaya tersebut.
“Saya kira PKL juga punya peran dalam upaya menghidupkan kawasan alun-alun. Coba mereka tidak berjualan di sana, pasti suasananya akan sepi dan terkesan mati,” kata Imam, Senin (15/2/2016)
Menurut dia, upaya yang diambil pemkab saat ini adalah dengan membuat perencanaan kawasan terlebih dahulu. Dia mencontohkan, untuk kawasan barat alun-alun bisa diintergrasikan dengan keberadaan taman kuliner. Dari sisi lokasi, kedua tempat merupakan jalur searah yang bisa mendukung satu sama lainnya.
“Itu kan bisa dikolaborasikan sehingga nantinya tidak banyak melakukan relokasi. Jadi sebelum dilakukan, upaya penataan harus dikaji dengan matang-matang,” tutur Politisi PKS itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Sebanyak 150 santri Kulon Progo mengikuti 22 cabang lomba FASI XIII DIY. Badko TKA-TPA menargetkan gelar juara umum.
Harga iPhone di iBox 1 November 2026 berubah. iPhone 15 dan 16 naik, sedangkan iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB turun Rp1 juta.
Polda Metro Jaya menangkap 27 orang dalam penggerebekan Kampung Bahari. Polisi menyita sabu, ganja, ekstasi, mesin cetak pil, dan senjata api.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.
Polresta Sleman menyita 833 botol miras ilegal selama Oktober 2026. Razia menyasar warung, tempat usaha hingga gudang penyimpanan.