Gendhis Siswi SMPN 1 Kalasan Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo
Atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, DIY, Gendhis Kirania Wulandari, menorehkan prestasi membanggakan
Aturan merokok dalam Peraturan Walikota Jogja Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) akan diberlakukan mulai April mendatang
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja mulai memberlakukan Peraturan Walikota Jogja Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), mulai April mendatang. Saat ini Pemerintah Kota Jogja masih mensosialisasikan perda tersebut kepada masyarakat.
Delapan lokasi yang ditetapkan sebagai KTR, yakni tempat kerja, fasilitas kesehatan, tempat pendidikan, tempat bermain anak, tempat umum, tempat ibadah, sarana olahraga, dan transportasi umum. Pemerintah Kota Jogja juga akan menyiapkan sarana pendukung, di antaranya membangun ruang merokok bagi perokok.
Pemerintah Kota Jogja akan menyiapkan sarana khusus merokok di sejumlah tempat yang dimulai dari lingkungan pemerintah. Yang sudah dibangun saat ini baru empat tempat khusus merokok.
"Dengan berlakukan aturan Perwal ini maka tidak lagi merokok di sembarang tempat," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Dinas Ketertiban Kota Jogja, Totok Suryonoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atlet Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMP Negeri 1 Kalasan, Sleman, DIY, Gendhis Kirania Wulandari, menorehkan prestasi membanggakan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta seluruh sekolah meningkatkan pengawasan siswa untuk mencegah perundungan dan mewujudkan zero bullying.
DPRD Kota Jogja mendorong pariwisata diperluas ke wilayah selatan melalui penguatan kampung wisata berbasis budaya dan ekonomi warga.
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
WJNC 2026 berlangsung di Malioboro hingga Titik Nol Jogja. Wisatawan memadati sepanjang rute untuk menyaksikan parade budaya.
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.