Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Pendaftaran siswa baru sebaiknya didekat rumah.
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga Sleman diminta untuk mendaftarkan anaknya di sekolah-sekolah Sleman. Alasannya, kualitas sekolah di Sleman tidak kalah dengan sekolah di Kota Jogja.
Ajakan tersebut disampaikan orang nomor satu di Sleman, Sri Purnomo. Dia berharap agar warga Sleman tetap memilih sekolah yang ada tanpa harus memilih sekolah di Kota Jogja.
"Sekarang kualitas sekolah di Sleman dan Kota Jogja sudah sejajar. Tidak kalah. Jadi anak-anak tidak perlu menyebrang ke sekolah kota lagi," kata Bupati Sleman itu usai menerima sertifikat ISO 9001 : 2008 di SMAN 1 Godean, Kamis (24/3/2016).
Tahun-tahun sebelumnya, saat pendaftaran siswa baru dibuka, biasanya sekolah-sekolah di Jogja masih menjadi primadona dibandingkan dengan Sleman. Namun sekolah-sekolah di Sleman setiap tahun terus menerima sertifikat ISO 9001:2008. Itu artinya, sekolah-sekolah di Sleman secara kualitas dinilai sudah baik. "Saat ini terdapat lima SMA dan 19 SMK yang sudah menerima sertifikat ISO 9001 : 2008. Ini akan memperkuat Sleman untuk membangun kawasan smart regency," ujarnya.
SP (Sri Purnomo) menilai, edukasi menjadi bagian penting dalam membangun kawasan Sleman cerdas. Semakin banyak sekolah yang menerima setifikat ISO semakin menegaskan kelayakan pendidikan di Sleman. "Keberadaan sekolah-sekolah yang berkualitas dapat mendorong dan memberikan pelayanan bagi tumbuhnya anak-anak yang cerdas," tandasnya.
Kepala SMA N I Godean Shobirin menyebut, penerimaan sertifikat ISO ini merupakan bukti pengakuan atas kualitas SMAN I Godean. Dia agar seluruh keluarga besar SMAN I Godean tetap berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kualitas pendidikannya. Hal ini dikarenakan tantangan yang dihadapi dunia pendidikan akan semakin berat.
"Tantangan tersebut tidak lagi sebatas pada peningkatan kualitas proses kegiatan belajar mengajar (KBM) saja tetapi juga pada kualitas lulusannya," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman Arif Haryono berharap semua sekolah mampu meningkatkan penyelenggaraan layanan pendidikannya. Pasalnya, belum semua sekolah di Sleman menyandang ISO. Berdasarkan data Disdikpora Sleman, dari 61 SMA baru lima sekolah yang mengantongi ISO. Meliputi, SMAN 1 Kalasan, SMAN 1 Depok, SMAN 1 Seyegan, SMAN 1 Sleman, dan SMAN 1 Godean.
Sementara, di tingkat SMK dari 57 sekolah baru 19 sekolah menerima ISO 9001 : 2008. "SMAN 1 Godean menjadi sekolah kelima untuk SMA yang menerima ISO tersebut. Kami masih akan menambah lima sekolah lagi untuk mendapatkan sertifikat ISO ini. Saat ini masih dalam proses pengurusan," jelasnya.
Dia menjelaskan, pemberian sertifikat ISO sendiri kepada suatu sekolah terkait dengan manajemen standar mutu yang telah ditetapkan. Beberapa aspek yang dinilai seperti standar isi, sarana dan prasana serta tata kelola.
"Dengan sudah terpenuhinya standar mutu yang ditetapkan, maka bisa berpengaruh pada out put yang dihasilkan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 6 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.