IABI Ungkap Gempa Lombok Barat M5 Intraslab, Bukan Sesar Dangkal
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Tim Identifikasi dari Laboratorium Forensik melakukan olah TKP ulang di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB. (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Konflik simpatisan PPP di Sleman masih dalam pemeriksaan Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN - Laboratorim Forensik Mabes Polri bersama Polda DIY dan Polres Sleman menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) susulan di depan UD Dadi, Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (18/4/2016) pukul 13.00 WIB.
(Baca juga : http://solopos.com/?p=711328" target="_blank">PENYERANGAN : Dilempar Mercon Banting, Simpatisan PPP Tewas)
Dugaannya korban dilempar dengan bom berdaya ledak rendah karena di tubuh korban ditemukan mesiu serta jelaga pada dedaunan pohon yang berada di atas TKP. Pelaku diketahui berjumlah dua orang menggunakan motor tanpa plat nopol.
Sebelumnya, simpatisan PPP bernama Didin Suparyanta, 17, warga Bolawen, Tlogoadi, Mlati, Sleman dan Pulung Sunggoro, 21, warga Jaten, Sendangadi, Mlati dilempar bahan peledak oleh orang tak dikenal saat pulang dari mengikuti acara Tabligh Akbar PPP, Minggu (17/4/2016). Peristiwa itu membuat Didin tewas di lokasi kejadian.
Kasi Identifikasi Ditreskrimum Polda DIY Kompol Rahmat Hartono menjelaskan, olah TKP bersama tim Labfor Semarang untuk mengecek ulang TKP sekaligus mencari material lain yang berhubungan dengan korban.
Mengingat ada ledakan yang mengenai tubuh korban. Sehingga ada unsur lain yang menjadi pemicu ledakan tersebut.
"Karena melihat kondisi ada mesiu, jelaga di tubuh korban, yang jelas itu bahan peledak low eksplosive [berdaya ledak rendah] semacam mercon yang dirangkai," terangnya seusai olah TKP, Senin (18/4/2016).
Pihaknya juga memeriksa sejumlah material batu yang tidak sama dengan batu yang berada di TKP. Sekaligus mengambil sampel ceceran darah korban yang mengumpal di pasir titik jatuhnya korban. Serta dedaunan pohon di atas TKP yang juga terkena jilatan jelaga tak luput dari pemeriksaan.
"Ada kancing baju yang diduga milik pelaku karena coraknya seperti yang dikenakan korban, turut kami amankan sebagai barang bukti tambahan," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.