Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Menpan dan RB Yuddy Chrisnandy yang didampingi penjabat Wali Kota Solo Budi Suharto memberikan keterangan kepada wartawan di rumah dinas Loji Gandrung, Sabtu (8/8/2015). (Abdul Jalil/JIBI/Solopos)
Pemkab Gunungkidul mengungkapkan kebutuhan pegawai baru.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Menanggapi curhatan dari Bupati Gunungkidul Badingah mengenai kekurangan pegawai negeri sipil (PNS), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chirsnandi mengaku akan mempertimbangkan keluhan tersebut dan akan memberikan solusi sehingga proses kinerja pemerintahan tidak terganggu.
“Kita tampung dan akan dikoordinasikan terlebih dahulu,” kata Yuddy, saat melakukan kunjungan ke Gunungkidul, Selasa (19/4/2016)
Dia menjelaskan, terkait dengan kinerja PNS di tahun depan akan mulai melakukan rasionalisasi pegawai. Namun sebelum kebijakan itu dilakukan, kementerian akan melakukan pemetaan kompetensi, kualifikasi dan kinerja.
Dari hasil pemetaan tersebut akan terlihat para PNS yg mempunyai kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang baik sehingga pantas dipertahankan. Sebaliknya ada kelompok yang tidak kompeten, tidak cocok kualifikasinya dan tidak produktif atau tidak berkinerja.
"Bagi kelompok yang tidak produktif akan dipertimbangkan untuk dirasionalisasi. Sedangkan untuk kelompok menengah kompetensinya, namun kualifikasi kurang cocok atau sebaliknya, bisa dilakukan peningkatkan kemampuan melalui training, magang dan lain sebagainya," terangnya.
Saat disinggung mengenai adanya kekurangan sejumlah PNS di sejumal daerah, Yuddy menampik hal tersebut. Pasalnya dia menilai untuk saat sekarang distribusi pegawai yang kurang merata sehingga ada kesan kekurangan.
“Siapa bilang kurang? Idealnya jumlah PNS kita 1,5% dari total jumlah penduduk dan untuk sekarang ada kelebihan kuota sehingga butuh rasionalisasi,” kata Politikus Hanura ini.
Data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul, 2019 mendatang pemkab diprediksi akan kekurangan 3.404 pegawai. Kekurangan ini merupakan akumulasi kekurangan PNS saat ini sebanyak 2.258 pegawai. Sedangkan sisanya yang 1.146 orang merupakan jumlah pegawai yang akan pensiun.
Kepala Bidang Data dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Gunungkidul Gustijaningsih mengatakan, untuk saat ini jumlah PNS ada 10.304 orang. Namun jika dilihat dari analisa beban kerja, jumlah itu masih kurang 2.258 pegawai.
“Angka itu sudah termasuk 257 pegawai yang pensiun di tahun ini,” kata Gustijaningsih saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/3/2016) lalu.
Menurut dia, jumlah kekurangan pegawai akan bertambah banyak seiring kebijakan moratorium rekrutmen CPNS yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Gustijaningsig tidak menampik setiap tahunnya ada 300an pegawai yang memasuki purna tugas.
“Kalau tidak ada proses rekrutmen maka jumlah kekurangan pegawai akan bertambah banyak,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Klasemen Liga Inggris 2026/2027 setelah pekan ketiga. Man City memimpin dengan 9 poin, Arsenal kedua, sedangkan MU berada di posisi ke-11.
Kebakaran kawasan pasar di Kampung Bapouda, Paniai Timur, menewaskan 11 orang. Polisi menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 40 bangunan.
Sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren mengikuti STQH Kota Jogja 2026. Hasto mendorong penguatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Anak Krakatau Senin pagi. Abu terpantau hingga 50.000 kaki dan berpotensi mengganggu penerbangan.
BNPB menyiapkan OMC untuk membantu meluruhkan abu erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung setelah kondisi memungkinkan.