UJIAN NASIONAL : Rata-rata Diharapkan Lebih Baik Dari 2015

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 10 Mei 2016 12:55 WIB
UJIAN NASIONAL : Rata-rata Diharapkan Lebih Baik Dari 2015

Siswa SMK Negeri 2 Solo mengerjakan soal menggunakan komputer saat mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 2 Solo, Senin (13/4). Pelaksanaan UN CBT untuk siswa SMA/SMK sederajat di Kota Solo pada hari pertama berjalan lancar tanpa ada gangguan tekhnis. (JIBI/Solopos/Reza Fitriyanto)

Ujian nasional di Gunungkidul lancar jaya.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari pertama Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama di Gunungkidul berjalan lancar. diharapkan kelancaran ini diikuti adanya peningkatan nilai rata-rata dari ujian tersebut.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Karangmojo Suhartanti mengatakan, sekolahnya merupakan salah satu sekolah yang ditunjuk untuk menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Meski ujian ini baru pertama kali digelar, para siswa tidak gugup karena sudah melakukan beberapa kali simulasi.

“Sampai hari ini [kemarin] semua berjalan lancar,” katanya, kemarin.

Dia menjelaskan, dari sisi fasilitas tidak ada masalah karena ketersediaan komputer mencukupi untuk ujian tersebut. hanya saja, Suhartanti dikhawatirkan adanya gangguan kelistrikan sehingga mengganggu proses dalam pengerjaan soal.

“Kami sudah mengatisipasi dengan menyediakan genset. Hanya saja adanya hujan deras di siang hari ini sempat membuat kami khwatir kalau sampai mati lampu,” tuturnya.

Sekretaris Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid membenarkan pelaksanaan UN di hari pertama berjalan lancar. Bupati beserta rombongan Disdik meninjau sejumlah sekolah untuk memastikan.

“Semua lancar dan belum ada kendala. Mudah-mudahan hingga akhir tes semua juga tidak ada masalah,” katanya.

Dia pun menargetkan, hasil ujian tahun ini bisa lebih baik dari pada pelaksanaan di tahun lalu.

“Secara prestasi, memang kita masih di bawah, tapi mudah-mudahan dengan perbaikan nilai maka bisa mendongkrak posisi di DIY,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah itu.

Untuk diketahui, UN SMP di Gunungkidul diikut oleh 10.244 siswa. dari jumlah itu, terdapat empat sekolah UNBK meliputi SMP Negeri 1 Karangmojo, SMP Negeri 1 Wonosari, SMP Negeri 1 Ponjong dan SMP Negeri 1 Patuk.

“Mudah-mudahan seluruh siswa dapat lulus 100%,” kata Bupati Gunungkidul, Badingah di sela-sela kegiatan pemantauan UN di MTS Negeri Wonosari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online