Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Petugas mengisikan bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kawasan Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/7/2015). PT Pertamina (Persero) menyediakan 5 kiloliter produk gasoline non subsidi terbarunya, Pertalite, di 101 SPBU yang tersebar di tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Distribusi BBM baru itu dilakukan Pertamina dalam rangka uji pasar. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Distribusi BBM untuk pertalite diharapkan dapat lebih terjamin ketersediaannya.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Adanya kebijakan tentang pembatasan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium tidak dipermasalahkan oleh petugas SPBU. Namun harapannya kuota pertalite sebagai bahan bakar pengganti harus terjamin ketersediaannya.
Salah seorang Petugas SPBU di Kecamatan Semin, Basuki mengaku sudah mendengar rencana pembatasan BBM jenis premium. Namun hingga sekarang, program ini masih sebatas wacana karena baru dilakukan mulai 1 Agustus mendatang. Untuk itu, pihaknya masih menunggu keputusan resmi terkait dengan kebijakan tersebut.
“Kalau saat ini proses pelayanan masih berjalan biasa, termasuk konsumen yang membeli dengan menggunakan jeriken,” kata Basuki kepada Harianjogja.com, Jumat (29/7/2016).
Menurut dia, upaya membatasi penjualan premium sudah mulai dilakukan. Meski masih harus menunggu instruksi secara resmi, namun sejak Kamis (28/7/2016) sore, di SPBU yang ia jaga sudah mulai melayani pembelian BBM jenis pertalite.
Dari kabar yang ia terima, pembelian premium hanya dilayani di SPBU. Nantinya warga juga tidak bisa lagi membeli premium menggunakan jeriken. Namun jika pembelian untuk jenis pertamax atau pun pertalite akan tetap dilayani. Harapannya dengan wacana ini, pedagang di tingkat pengecer berganti menjual pertalite sehingga konsumsinya bisa naik signifikan.
Secara pribadi, Basuki tidak mempersoalkan adanya kebijakan tersebut. Namun yang paling penting, Pertamina bisa menjamin ketersediaan BBM pengganti sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
“Yang paling penting terjamin stoknya. Sebab tanpa disuruh, saat ini sudah ada pedagang yang menjual pertamax secara eceran dan bukan hanya bensin saja,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya penanganan sampah di TPA
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran