MISTERI KEMATIAN IQBAL : Firasat Sekjen LSM LIRA Sebelum Anaknya Ditemukan Tergeletak di Jalan

Sunartono
Sunartono Kamis, 01 September 2016 19:55 WIB
MISTERI KEMATIAN IQBAL : Firasat Sekjen LSM LIRA Sebelum Anaknya Ditemukan Tergeletak di Jalan

Ilustrasi (JIBI/Solopos/Antara)

Misteri kematian Septian Iqbal Dinaka Rofiki, 16 masih menimbulkan tanda tanya terkait penyebabnya

Harianjogja.com, JOGJA- Ahmad Hadariy, Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendapat firasat sebelum kejadian tragis menimpa anaknya, Septian Iqbal Dinaka Rofiki, 16.

Iqbal ditemukan luka parah di bagian kepala tergeletak di pinggir jalan kawasan Makam Gajah Jalan Miliran, Semaki Umbulharjo, Kota Jogja, Selasa (30/8/2016) pagi. Korban yang sempat dirawat di rumah sakit selama sehari kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (31/8/2016) sore.

Hadariy mengungkapkan pihak keluarga sepakat untuk tidak melakukan autopsi tetapi langsung memakamkan korban meski sempat disarankan kepolisian. Meski demikian, sebelum dimakamkan, polisi sudah memeriksa jenazah korban.

"Memang sempat ramai di media sosial dan kami banyak sekali dihubungi teman-teman dan tokoh nasional yang mengucapkan bela sungkawa. Bahkan ada yang menuliskan informasi kalau anak saya dibunuh," ucapnya, di tempat pemakaman umum Sasanalaya, Jalan Ireda, Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja, Kamis (1/9/2016).

Hadariy memiliki firasat sebelum anaknya tertimpa musibah tersebut. Beberapa hari sebelumnya korban meminta agar minta dibelikan sepatu dan ulang tahunnya dimajukan menjadi tanggal 30 Agustus. Padahal ulang tahun korban, sejatinya tanggal 1 September. Di hari ulang tahun tersebut, korban justru dimakamkan.

Korban memang tidak bersekolah di sekolah formal, namun sehari-hari mengikuti home schooling. Bahkan, kata dia, korban tergolong piawai di bidang teknologi informasi karena mengikuti kursus.

"Dia minta ulang tahun dimajukan, tetapi kami sampaikan besok saja dan hari ini [1 September] ulang tahun dia yang ke-16," ucap Hadariy sembari berkaca-kaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online