WISATAWAN TENGGELAM : Alam Ditemukan, 2 Korban Masih Dicari

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 14 September 2016 22:55 WIB
WISATAWAN TENGGELAM : Alam Ditemukan, 2 Korban Masih Dicari

Beberapa anggota SAR menggunakan kapal jukung melakukan pencarian santri hilang di kawasan Pantai Wediombo, Rabu (14/9/2016). (IST/SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul)

Wisatawan tenggelam di Panti Wediombo masih dicari.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hari Kedua pencarian korban laka laut di Pantai Wediombo, Jepitu, Girisubo membuahkan hasil. Salah satu korban atas nama Alam Mukti ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Rabu (14/9/2016) pagi.

(Baca Juga : http://cms.solopos.com/?p=752853">WISATAWAN TENGGELAM : Satu Santri Ditemukan Tewas)

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko mengatakan korban ditemukan berjarak 100 meter dari lokasi hilang sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan jasad alam mengapung dengan sejumlah luka di bagian tubuh.

“Begitu ketemu langsung kami evakuasi dan langsung dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum,” kata Sunu melalui sambungan telepon, Rabu kemarin.

Menurut dia, dengan ditemukannya satu korban ini, maka masih ada dua korban santri dari Pondok Pesantren Panatagama, Potorono, Bantul yang hilang. Tim gabungan pun masih terus melakukan pencarian.

“Kami akan terus berusaha menemukan korban yang hilang,” ungkapnya.

Meski kejadian sudah terjadi pada Selasa kemarin, ia menyakini kedua jasad tidak jauh dari lokasi. Ini lantaran arus maupun arah angin mengarah ke daratan sehingga diprediksi jasad tersebut tidak menjauh.

“Buktinya Alam kita temukan tidak jauh dari lokasi hilang. Untuk pencairan lanjutan memlibatkan 30 anggota sar dan dibantu oleh 12 anggota Basarnas DIY dengan menerjunkan 2 kapal jukung dan 1 kapal bertenaga 10 GT dengan radius 1 mil dari lokasi kejadian," ujar Sunu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online