Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Miras Gunungkidul yang memakan nyawa masih dalam pemeriksaan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran petugas Polsek Ngawen terus melakukan penyelidikan terkait dengan kasus minuman keras maut yang terjadi di Dusun Sedangrejo, Tancep, Ngawen. Untuk mengungkap kasus ini, terdapat saksi kunci, yakni Mbah Bancak, salah seorang yang ikut dalam pesta miras yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/25/miras-gunungkidul-warga-diminta-tolak-penjual-miras-di-wilayahnya-763475">MIRAS GUNUNGKIDUL : Warga Diminta Tolak Penjual Miras di Wilayahnya)
Hanya saja, polisi harus sabar untuk bisa mengambil keterangan darinya. Sebab yang bersangkutan diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Kepala Polsek Ngawen AKP Tri Wibowo menyampaikan pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan dua korban lain atas nama Saniyo dan Mbah Bancak. Kedua korban ini diketahui melakukan perawatan di rumah sakit pasca pesta miras di Dusun Sedangrejo, Tancep, Ngawen pada Sabtu (21/10/2016) lalu.
“Untuk Saniyo sempat menjalani rawat inap di RS Kebumen dan sekarang [kemarin] sudah balik ke Bandung. Sedang untuk Mbah Bancak masih dirawat di PKU Muhammadiyah Cawas,” imbuhnya.
Menurut dia, Mbah Bancak bisa menjadi saksi kunci untuk mengetahui kepastian jenis miras oplosan yang ditenggak bareng-bareng itu. Hanya saja, hal tersebut urung bisa dilakukan pemeriksaan, selain karena masih dirawat, dia juga memiliki penyakit jantung sehingga proses dilakukan secara perlahan.
“Memang kondisi sudah membaik, namun penyakitnya itu yang menjadi hambatan. Jadi kami akan pelan-pelan untuk meminta keterangan dari Mbah Bancak,” tutur Tri Wibowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Xiaomi konfirmasi REDMI Note 17 Series rilis 16 September 2026 di Indonesia. Hadir 4 model dengan baterai 10.000 mAh dan sertifikasi TÜV SÜD.
T.O.P membatalkan fan meeting Jakarta H-9. Agensi menyebut kondisi setempat, sementara kaitannya dengan erupsi Anak Krakatau belum dikonfirmasi.
Mau beli HP lipat? Jangan hanya melihat RAM dan kamera. Chipset ikut menentukan multitasking, kamera, gaming, AI, dan efisiensi.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras