Lanjutan Perbaikan Jalan Rusak di Kawasan Industri Semin Mulai Dikerjakan
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Peternakan Gunungkidul kini tengah mendapat teror dari hewan buas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Teror hewan liar terhadap ternak warga di Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari masih terus berlanjut. Dalam satu bulan terkahir setidaknya ada tiga serangan yang membuat lima kambing mati dan 14 ekor lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Desa Giripurwo Supriyadi mengatakan, di wilayahnya sudah sering terjadi serangan hewan buas terhadap ternak milik warga. Dia pun berkata, jika diakumulasikan dalam setahun terakhir sudah ada ratusan hewan mati gara-gara hewan tersebut.
Dia pun menjelaskan, kematian terhadap ternak-ternak itu memiliki ciri-ciri yang sama, yakni hewan yang mati kehabisan darah dengan luka mayoritas di bagian leher.
"Kita harus waspada. Jangan sampai serangan jadi mengganas karena yang dirugikan warga," katanya, Sabtu (29/10/2016)
Sementara itu, Camat Purwosari Sukis Heriyanto sudah mendengar teror hewan buas terhadap ternak milik warga. Dia pun meminta agar warga menggiatkan kegiatan sistem ronda malam. Selain itu, upaya antisipasi dilakukan dengan jalan memindahkan ternak-ternak yang dimiliki ke dekat pemukiman.
"Di sini [Purwosari] masih banyak yang memelihara ternak di hutan dan jauh dari pemukiman. Kondisi inilah juga menjadi pemicu banyaknya ternak mati karena penyerangan baru diketahui keesokan pagi," katanya.
Dia mengatakan, teror terhadap ternak warga dilakukan oleh gerombolan anjing hutan yang bentuknya mirip dengan serigala. Umumnya, hewan ini hidup di gua-gua dan tinggal secara berkelompok. "Mungkin hewan ini menyerang ternak karena persediaan makanan di tempat tinggalnya sudah habis sehingga mencari mangsa keluar. Dalam perburuan itu, hewan ini tidak sendiri karena dilakukan secara bergerombolan," ungkapnya. (David Kurniawan)
Teror Terhadap Ternak Warga di Purwosari
Hari Korban
Sabtu (15/10/2016) Delapan kambing (2 mati, 6 luka)
Senin (24/10/2016) Empat kambing (1 mati, 3 luka)
Kamis (27/10/2016) Tujuh kambing (2 mati, 5 luka)
Sumber: wawancara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.