Generasi Muda Gunungkidul Dilibatkan dalam Isu Kesehatan Jiwa
Generasi muda Gunungkidul diajak peduli kesehatan jiwa melalui Ruang Cerita Orang Muda. Pemkab juga menggandeng 11 mahasiswa UGM untuk layanan konseling.
Dua pertugas polisi sedang memasang garis pengaman di sekitar lokasi lubang misterius di Dusun Sawah Lor, Desa Banyusoco, Playen, Kamis (2/2/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Lubang misterius muncul di Banyusoco
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul belum bisa memastikan penyebab terjadinya lubang misterius di Dusun Sawah Lor, Banyusoco, Playen. Pasalnya untuk mengentahui detail pasti masih membutuhkan kajian dan penelitian dari tim ahli.
“Rencananya kita akan minta bantuan ahli dari DIY. Selain itu, kami juga membuka kesempatan kepada kalangan akademisi yang ingin meneliti lubang tersebut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo kepada wartawan, Jumat (3/2/2017).
Menurut dia, untuk sekarang, keberadaan lubang baru bisa dilakukan pengamatan secara kasat mata. Akibatnya lubang tersebut belum bisa diketahui pasti berapa kedalaman maupun luasan rongga di lubang tersebut.
Namun Budhi menuturkan, jika melihat gejala yang ada, munculnya lubang kemungkinan besar dikarenakan adanya aliran air sungai bawah tanah di lokasti tersebut. Dugaan ini muncul karena terdengar suara gemericik aliran air dari dalam tanah.
“Sampai saat ini belum ada yang berani turun ke bawah karena pengamatan baru dilakukan dari atas saja,” tutur dia.
Dia pun berharap warga di sekitar lokasi agar tetap tenang. Untuk berjaga-jaga supaya kerusakan tidak meluas, area sekitaran lubang juga dipasangi garis polisi sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
“Ini untuk berjaga-jaga, selama belum ada kepastian tentang lubang itu, termasuk potensi bahaya yang mungkin muncul,” imbuhnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Banyusoco, Sutiyono. Menurut dia, meski kondisi masih terkendali, namun keberadaan lubang juga menyimpan kekhawatiran. Hal itu terjadi karena di sekitar lubang terdapat empat rumah milik warga.
Kondisi ini diperparah lagi dengan kedalaman lubang yang terus bertambah. “Ini yang membuat warga jadi was-was. Untuk itu, kami berharap agar segera ditangani,” katanya.
Sutiyono mengungkapkan, munculnya lubang di Sawah Lor diketahui sejak Kamis (3/2) pagi. Diduga kuat lubang muncul karena hujan deras yang terjadi sejak Rabu sore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Generasi muda Gunungkidul diajak peduli kesehatan jiwa melalui Ruang Cerita Orang Muda. Pemkab juga menggandeng 11 mahasiswa UGM untuk layanan konseling.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.
Persela Lamongan ditahan De Red FC 2-2 di Stadion Surajaya. Gol menit akhir membuat tim Bima Sakti gagal mengamankan kemenangan.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
BPBD Sumsel mengerahkan empat helikopter untuk melanjutkan pemadaman karhutla di OKI, Ogan Ilir, dan Muara Enim.
Tecno Megabook K15S hadir di Indonesia dengan Ryzen 5 7430U, layar 15,6 inci, baterai 70 Wh, dan harga mulai Rp8,59 juta.