Sawit Hadapi Tantangan Produktivitas dan Kebijakan
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Foto ilustrasi parkir (JIBI/Harian Jogja/Gigih M.Hanif)
Parkir Jogja diminta untuk menjadi perhatian pelaku usaha
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Perhubungan Kota Jogja meminta semua pelaku usaha menyediakan lahan parkir untuk mengurangi kepadatan lalu lintas karena banyak kendaraan yang parkir di badan jalan terutama saat akhir pekan atau masa liburan.
"Untuk pengajuan usaha baru sudah kita perketat melalui rekomendasi amdal lalu lintas yang harus dimiliki. Namun untuk usaha lama kita tidak hanya berharap bisa menyediakan lahan parkir," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Jogja, Purnomo, Kamis (9/2/2017).
Menurut dia luas lahan parkir ditentukan dari luas bangunan usaha yang dikelola. Misalnya untuk usaha hotel yang memiliki 100 kamar, maka lahan parkir yang harus dimiliki sekitar 500 meter persegi. Ia mengakui sejumlah usaha di sekitar Malioboro banyak belum menyedikan lahan.
Pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena usaha itu sebagian besar dibangun sebelum ada aturan kewajiban Amdal Lalin atau sebelum 2010. "Kecuali ada perubahan usaha dan perubahan bangunan maka harus ada pengajuan Amdal Lalin lagi," ujar Purnomo.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Wirawan Hario Yudo mengatakan parkir pengunjung Malioboro selama ini tertampung di Ngabean, Abu Bakar Ali, Senopati, dan Selatan Pasar Bringharjo. Namun lokasi parkir tersebut tetap tidak mampu menampung saat liburan panjang.
Akibatnya, banyak kendaraan yang kebingungan mencari lahan parkir dan tidak jarang parkir di tepi jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Pihaknya sudah berupaya melakukan upaya sementara, misalnya kerjasama dengan swasta untuk menampung parkir kendaraan dan melakukan rekayasa lalu lintas.
"Jika pengelola usaha di sekitar kawasan penyangga Malioboro bisa mandiri menyediakan lahan parkir saya pikir lebih baik," kata Wirawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 26 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dan terakhir pukul 20.42 WIB.
Cek jadwal perpanjangan SIM di Sleman pada 26 Oktober 2026, termasuk layanan MPP, Satpas, SIM Keliling, SIMMADE, dan persyaratannya.
Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026 melahirkan tiga kampiun, termasuk Risky Indrawan dan Okta Ayu yang memborong gelar juara.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 26 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.