Kekeringan Gunungkidul Meluas, 16 Kapanewon Sudah Terima Air Bersih
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Bencana Gunungkidul terjadi berupa angin lisus
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Rumah Lindri,67, warga Dusun Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Gedangsari rata dengan tanah pada Jumat (17/2/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, namun pemilik rumah sempat mengalami luka-luka di bagian kaki dan kepala.
Menurut korban, kejadian itu berawal dari hujan gerimis yang terjadi di wilayah Gedangsari sejak malam hari. Nahasnya pada keesokan pagi angin berembus dengan kencang sehingga melululantahkan rumah yang dimiliki.
Ia mengaku saat kejadian sudah terbangun, meski masih berada di tempat tidur. Hanya saja, Lindri tak bisa menyelamatkan diri karena peristiwa rumah ambruk terjadi dengan cepat. “Saya sudah berusaha menyelamatkan diri, tapi ambruknya lebih cepat dari langkah saya,” katanya kepada wartawan, Jumat.
Akibat kejadian ini, Lindri pun terpaksa di bawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Kendati demikian, oleh petugas puskesmas luka yang dialami korban tidak serius sehingga diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026