Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Ilustrasi pencabulan terjadap anak (JIBI/Dok)
Kekerasan dalam rumah tangga perlu perhatian banyak pihak.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak dinilai semakin marak dan mengkhawatirkan. Saat ini, lima orang korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT ) sedang mendapat perawatan di shelter Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sleman.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=800543">KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA : Hanya 25% Kasus KDRT Akibat Faktor Ekonomi
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PP-KB) Sleman, Mafilindati Nuraini mengakui dari ratusan kasus KDRT yang ditangani P2TP2A Sleman saat ini terdapat lima korban yang mendapat pendampingan secara penuh. Mereka tinggal di shelter untuk mendapat perawatan [rehabilitasi] akibat trauma yang dialami selama mendapatkan kekerasan.
“Kelima korban berasal dari keluarga yang berbeda. Mereka mendapatkan pendampingan, tiga perempuan dewasa dan dua anak-anak,” jelas Linda, Jumat (10/3/2017).
Pihaknya akan terus melakukan penyadaran kepada masyarakat terkait maraknya KDRT di wilayah Sleman. Selain sosialisasi, pihaknya juga membentuk forum-forum peduli terhadap korban kekerasan perempuan dan anak. DP3A-PP-KB Sleman, lanjutnya, juga akan terus membentuk sekolah dan desa ramah anak, menjalin kemitraan dengan stakeholder, LSM dan instansi lainnya.
Saat ini, pihaknya juga memiliki layanan mobile Mobil Perlindungan (Molin) bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penerimaan bantuan Molin tersebut, kata Linda, karena Sleman memiliki komitmen untuk memberikan layanan serta program perlindungan terhadap kekerasan perempuan dan anak.
“Kami juga membuat aplikasi SIKPA atau sistem Informasi kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dapat diakses oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala UPT P2TP2A Sleman Iscahyawati menjelaskan, objek kekerasan yang dialami anak dan perempuan saat ini bergeser. Jika tahun-tahun sebelumnya yang dilaporkan didominasi kasus KDRT, dalam dua tahun terakhir yang dilaporkan justru kasus kekerasan seksual kepada anak.
“Pelakunya mulai orang dewasa hingga sesama anak. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan karena dapat merenggut masa depan anak,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Inflasi Kota Jogja Agustus 2026 mencapai 0,24% secara mtm. Kenaikan harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu utama.
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo masih dalam pendinginan. Api kembali muncul di Blok D, sementara warga berdatangan menonton.
Sebanyak 14 film Indonesia terbaru tayang sepanjang September 2026. Simak jadwal lengkap, sinopsis, dan daftar film horor, drama, hingga fiksi ilmiah yang meram
Ciblon Dining & Coffee bukan sekadar tempat untuk menikmati hidangan dan kopi, tetapi merupakan bagian dari pengalaman hospitality yang dirancang dengan penuh p
Pelatih senior Iwan Setiawan meninggal dunia pada usia 68 tahun. Persija, Borneo FC, Persela hingga APSSI menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok berpeng