Sawit Hadapi Tantangan Produktivitas dan Kebijakan
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Banjir Jogja terjadi di sejumlah wilayah pada Selasa sore
Harianjogja.com, JOGJA-Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Jogja dan sekitarnya, Selasa (21/3/2017) sore, menyebabkan semua sungai yang melintas kota meluap. Belasan rumah yang ada di bantaran sungai pun terendam.
Laporan sementara dari Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, sampai pukul 18.30 WIB, luapan sungai Gajah Wong menggenangi dua rumah di wilayah Pandean dan Balerejo, Umbulharjo.
Daerah Aliran Sungai (DAS) Buntung juga meluap sekitar 300 sentimeter dan menggenangi 11 rumah di Kricak Tegalrejo, dan 18 rumah di Karangwaru Lor dan Kidul, Blunyahrejo. Sementara dua rumah tergenang akibat luapan Sungai Belik di wilayah Terban.
"DAS Code dan DAS Winongo juga meluap namun belum ada laporan masuk lapangan," kata Kepala BPBD Kota Jogja, Agus Winarto. Ia mengatakan hujan terjadi sejak pukul 14.40 WIB sampai pukul 17.08 WIB.
Selain menggenangi rumah warga akibat debit sungai meningkat. Hujan juga menggenangi sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Batikan Umbulharjo, Jalan Pramuka, dan Jalan Menteri Supeno. Agus mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan masih terjadi sampai beberapa hari kedepan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) DIY sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrem bahwa kemarin potensi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat disertai kilat dapat terjadi di sebagian besar wilayah Sleman dan Bantul bagian utara dan dapat meluas ke sebagian besar wilayah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.