Sumber Sindon Gunungkidul Diperbaiki, 1.500 Warga Ditargetkan Terlayani Air Bersih
Revitalisasi Sumber Sindon di Gunungkidul dilakukan untuk membuka akses air bersih bagi 1.500 pelanggan baru PDAM Tirta Handayani.
Pungli Gunungkidul mulai dibidik oleh Tim Saber Pungli
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah mengukuhkan tim sapu bersih pungutan liar sejak akhir tahun lalu. Hingga sekarang, tim ini sudah mendapatkan laporan tentang kegiatan pungli. Laporan ini berkaitan dengan praktik pengurusan prona di dua desa di Gunungkidul.
Ketua Tim Saber Pungli Gunungkidul Komisaris Polisi Verena Sri Wahyuningsih mengungkapkan, dugaan praktik pungli dalam pengurusan prona diperoleh dari laporan masyrakat. Hasil laporan itu, kata dia, dijadikan bahan untuk pengungkapan. Namun hingga sekarang tim masih terus melakukan penyelidikan.
“Kita tidak boleh gegabah karena prosesnya tidak mudah. Untuk itu, laporan yang masuk masih kita dalami. Nanti kalau memang benar adanya praktik pungli maka akan dilakukan penengakan,” kata Verena kepada Harianjogja.com, Selasa (21/3/2017).
Menurut dia, dugaan praktik pungli dalam pengurusan prona terjadi di dua desa di Gunungkidul. Hanya saja, ia enggan mengungkapkan desa mana yang masuk dalam bidikan tim saber pungli. “Saya belum bisa sebut nama desanya karena ini demi kepentingan penyelidikan,” katan mantan Kapolsek Berbah ini.
Ditambahkannya, untuk pengungkapkan kasus pungli, pihaknya tidak bisa bergerak sendiri dan harus dikoordinasikan dengan instansi lain seperti Kejaksanaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Kita terus lakukan komunikasi untuk menyamakan visi misi yang dimiliki dalam upaya pengungkapan praktik pungli,” papar dia.
Terpisah, Anggota Tim Saber Pungli Gunungkidul yang juga Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino mengungkapkan, dalam tim saber terdapat dalam tim cegah, lidik, intelejen, penindakan serta yustisia. “Kebetulan saya masuk dalam tim untuk pencegahan,” katanya.
Menurut dia, untuk tindakan pencegahan praktik pungli, tim saber telah melakukan beberapa kegiatan seperti pembuatan pamflet untuk bahan sosialisasi hingga kegiatan penyuluhan tentang bahaya pungli. “Kami akan terus berupaya dan komitmen untuk memberantas adanya praktik pungli baik melalu upaya pencegahan hingga penindakan,” katanya.
Ngadino menambahkan, untuk membongkar praktik ini, selain kinerja dari anggota tim saber, juga membutuhkan partisipasi dari masyarakat. Diharapkan warga memberikan laporan terkait adanya dugaan praktik tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi Sumber Sindon di Gunungkidul dilakukan untuk membuka akses air bersih bagi 1.500 pelanggan baru PDAM Tirta Handayani.
BBTE 2026 di Magelang menargetkan transaksi pariwisata Rp120 miliar. Expo ini mempertemukan pelaku industri dan membidik pasar internasional.
Timnas Indonesia menghadapi Jepang di Piala Asia 2027. Kemenangan berpotensi mendongkrak ranking FIFA dan memperbesar kepercayaan diri Garuda.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dan 32 provinsi menyerap 97.000 tenaga kerja lokal dengan daya tampung 122.000 siswa.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di utara DIY hingga 29 Oktober 2026. BPBD menyiapkan pemetaan wilayah rawan bencana.