Pupuk Indonesia Bangun Sumur Bor untuk 93 Petani di Mertelu
Sebanyak 93 petani di Mertelu, Gunungkidul, mendapat bantuan sumur bor tenaga surya untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare saat kemarau.
Pendidikan Gunungkidul mengikuti perkembangan jaman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tidak hanya dilakukan di sekolah reguler. Sebab ujian model ini juga dilakukan untuk sekolah kejar Paket C.
Di Gunungkidul sedikitnya terdapat 399 peserta UNBK Paket C. Pelaksanaan ujian sudah dimulai pada 15-16 April lalu. Rencananya ujian akan dilanjutkan lagi pada 22-23 April mendatang.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid membenarkan adanya UNBK untuk kejar Paket C yang diselenggarakan mulai tahun ini. UNBK kejar paket itu dilakukan untuk menindaklanjuti imbauan pemerintah pusat agar UN dapat dilaksanakan dengan berbasis komputer.
“Sebenarnya ada instruksi untuk memberikan fasilitas. Namun dikarenakan di masing-masing Pusat Kegiatan Belajar Mengajar [PKBM] di Gunungkidul telah memiliki fasilitas sendiri maka ujian dilakukan di kelompok itu sendiri-sendiri,” kata Bahron, Senin (17/4/2017).
Dia mengatakan, pelaksanaan ujian kejar paket menggunakan komputer merupakan hal yang baru karena di tahuan-tahun sebelumnya ujian masih berbasis kertas. Menurut dia, untuk pelaksanaan pada akhir pekan lalu [Sabtu dan Minggu, 15-16 April] ujian berjalan lancar tanpa ada halangan apapun.
Bahkan, sambungnya, di sela-sela kegiatan ujian ada tim pemantau dari Pemerintah Pusat. “Mudah-mudahan untuk pelaksnaaan di Minggu depan [Sabtu-Minggu, 22-23 April] tes juga berjalan lancar,” kata mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah itu.
Lebih jauh dikatakannya, pelaksanaan UNBK untuk kejar paket dilaksanakan pada saat hari libur, yakni setiap Sabtu dan Minggu. Hal itu dilakukan karena mayoritas peserta sudah banyak bekerja sehingga pelaksanaannya tidak menganggu aktivitas peserta ujian.
“Total ada 399 peserta. Untuk pelaksanaan dilakukan di 12 PKBM yang tersebar di Gunungkidul,” katanya lagi.
Hal senada diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul Supartono. Dia pun berharap agar pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar. Untuk itu, harus dilakukan dukungan agar dalam pelaksanaan tidak ada masalah.
“Semua harus dipersiapkan dengan matang sehingga semua dapat berjalan lancar, mulai dari kesiapan listrik hingga jaringan internet,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 93 petani di Mertelu, Gunungkidul, mendapat bantuan sumur bor tenaga surya untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare saat kemarau.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia enam jadwal pergi dan pulang dengan tarif Rp12.000.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 27 Oktober 2026, mencakup hujan ringan hingga potensi hujan petir. Simak suhu dan kelembapan tiap wilayah.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, tarif mulai Rp12.000. Perhatikan perbedaan tanggal jadwal Pantai Drini.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Selasa 27 Oktober 2026. Simak jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.