Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi beras (par.com.pk)
Peningkatan penjualan ini sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Beras jadi komoditas yang paling banyak dicari pembeli di Pasar Argosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.
Pemilik Toko Sari Kelapa di Pasar Argosari, Tukino, mengatakan beras menjadi barang kebutuhan pokok yang dicari pembeli. Peningkatan penjualan ini sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu dan kemungkinan masih akan berlanjut hingga memasuki awal puasa.
“Satu orang bisa beli hingga 30 kilogram,” katanya, Kamis (25/5/2017). Untuk komoditas lain seperti kelapa, gula, tepung terigu hingga minyak goreng masih relatif stabil. Tukino pun memperkirakan lonjakan penjualan baru terlihat saat memasuki akhir puasa.
Sutarno, salah seorang pedagang di Pasar Candirejo, Kecamatan Semin, mengungkapkan kondisi pasar jelang puasa masih normal. Hal itu terlihat dari aktivitas jual beli yang belum ada peningkatan. “Suasananya masih biasa saja dan belum ada lonjakan pembeli,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.