Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Panel Surya terpasang di salah satu bangunan yang ada di Pantai Timang, Desa Purwodadi, Tepus. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Wisata Gunungkidul di Pantai Timang masih terkendala kondisi jalan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kondisi jalan yang rusak masih menghambat pengembangan wisata di Pantai Timang.
Hal diungkapkan oleh Wasiman, salah seorang warga Tepus, Purwodadi. Menurut dia, keberadaan listrik sudah dapat membantu warga yang ada di Pantai Timang. Namun demikian, ia berharap agar realisasi perbaikan jalan dapat segera diwujudkan.
Dia pun menyakini, jika hal tersebut dapat dilakukan maka perkembangan destinasi Timang dapat maju lebih pesat lagi. “Listrik memang sempat jadi kendala. Tapi yang utama adalah akses jalan,” katanya, Kamis (26/5/2017).
Menurut Wasiman, kondisi jalan menuju timang sangat tidak representatif karena kondisinya yang rusak parah. Ia pun berpendapat, proses perbaikan merupakan hal yang wajib.
Terlebih lagi, keberadaan Pantai Timang meski tak seramai-ramai pantai lain seperti Indrayanti atau Baron, namun destinasi itu sudah dikenal hingga mancanegara.
“Sebagai buktinya banyak turis asing yang datang setiap harinya mulai dari Malaysia, Filipina, Singapura, Korea hingga Eropa. Jadi perbaikan akses ini sangat membantu wisatawan untuk datang ke Timang,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukomono mengatakan, program listrik di sejumlah pantai di tangani oleh Bidang Energi Sumber Daya Mineral. Proses pemasangan instalasi ini di pasang di akhir tahun lalu dan dipasang di Pantai Timang dan Wediombo.
“Secara pasti kami tidak tahu, karena bukan ditangani Dinas Pariwisata. Namun demikian, dengan adanya listrik itu sangat membantu dalam upaya pengembangan sektor kepariwisataan di Gunungkidul. Sebab selama ini masih ada beberapa titik detinasi wisata yang belum teraliri listrik,” kata Hary.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.