Gunungkidul Krisis Air Saat Kemarau, Sungai Bawah Tanah Jadi Solusi
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
ilustrasi jemaah haji Indonesia (JIBI/Solopos/Dok.)
Haji 2017 untuk calon haji dipersiapkan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kantor Kementerian Agama Wonosari terus mempersiapkan penyelenggaraan haji di tahun ini. Rencana jemaah yang berangkat sebanyak 370 calon haji. Keberangkatan dilaksanakan pada 3-5 Agustus mendatang.
Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=830362">HAJI 2017 : 370 Jemaah Gunungkidul Terbagi Dua Kloter
Kepala Seksi Haji, Kemenag Gunungkidul Muhammad Yusuf mengatakan, selain permasalahan pembagian kloter, pihaknya juga sudah melakukan berbagai persiapan untuk pemberangkatan calon haji. Untuk kesiapan, dia mengaku sudah menggelar kegiatan manasik haji. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada jamaah tentang tata cara melaksanakan ibadah selama di Tanah Suci.
Selain itu, lanjut Yusuf, untuk kesiapan fisik, pihaknya juga telah melakukan serangkaian tes guna mengentahui kondisi fisik, serta memberikan vaksinasi agar terhindar dari penyakit selama menjalankan ibadah.
“Masalah kesehatan akan kita pantau terus. Harapannya para jamaah terus menjaga kesehatan sehingga semua kegiatan ibadah dapat dilaksankaan dengan lancar,” ujarnya, Minggu (3/7/2017).
Dia pun berharap penyelenggaraan haji di tahun ini dapat berjalan dengan lancar seperti yang telah terlaksana di tahun-tahun sebelumnya. “Masih ada waktu sekitar satu bulan. Dalam retang waktu ini akan kami gunakan untuk menyempurnakan segala persiapan dalam pelaksanaan nanti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.