Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Penerimaan Peserta Didik Baru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) berakhir pada Rabu (5/7/2017)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penerimaan Peserta Didik Baru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) berakhir pada Rabu (5/7/2017). Namun demikian, Dinas Pendidikan Pemudah dan Olahraga Gunungkidul masih memberikan kesempatan pada sekolah yang kekurangan murid untuk membuka pendaftaran hingga tahun ajaran 2017-2018 dimulai.
Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, pihaknya masih memberikan dispensasi kepada sekolah-sekolah yang kekurangan murid untuk menerima siswa baru, meksi masa pendaftaran telah ditutup, kemarin.
Hal itu dilakukan agar kuota minimal rombongan belajar 20 anak dapat terpenuhi. “Masih kami perbolehkan dan tenggat waktunya hingga tahun ajaran baru dimulai pada 17 Juli mendatang,” kata Bahron kepada Harianjogja.com, Rabu kemarin.
Namun demikian, lanjut dia, apabila saat tahun ajaran baru dimulai tetap kekurangan murid, maka sekolah tetap diperbolehkan melaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan jumlah siswa yang ada.
“Tetap dijalankan. Terlebih lagi, jumlah murid yang ada di Gunungkidul juga terus mengalami penurunan setiap tahunnya,” ujarnya.
Bahron merinci, kapasitas tempat duduk siswa baru di tingkat SD melebihi kuota. Untuk saat ini, sambung dia, di Gunungkidul ada sekitar 14.000 kuota, sedang jumlah siswa yang wajib sekolah diperkirakan hanya mencapai 9.000 anak. “Pada praktiknya di lapangan nanti masih ada sekolah-sekolah yang kekurangan murid,” katanya.
Menurut dia, jumlah murid yang terus mengalami penurunan pada setiap tahunnya menjadi permasalahan sendiri. Salah upaya mengantisipasi tren ini dengan melakukan pengabungan sekolah.
Hanya saja, kata Bahron, upaya tersebut harus dilakukan kajian yang matang, salah satunya berkenaan dengan dampak penggabungan di masyarakat. “Kami tidak bisa langsung gabung karena harus dibarengi dengan kajian yang mendalam,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas