Pembukaan Cupu Panjala, Muncul 34 Gambar, Ada Semar hingga Pulau Sulawesi
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Peredaran Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) di Gunungkidul makin memprihatinkan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Peredaran Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) di Gunungkidul makin memprihatinkan. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gunungkidul.
Tahun lalu, polisi hanya mengungkap 14 kasus. Namun hingga akhir Juli ini, sudah ada 16 kasus pengungkapan narkoba. Kepala Satreskoba Polres Gungkidul AKP Riko Sanjaya mengatakan, kasus peredaran narkoba yang ditangani terus berfluktuatif dari tahun ke tahun.
Namun sejak 2015 lalu terjadi tren peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan dengan pengungkapan kasus yang ditangani petugas.
“Hingga saat ini kami menangani 16 kasus. Itu artinya, jumlah kasus yang ditangani melebihi yang diungkap di tahun lalu,” kata Riko kepada wartawan, Jumat (28/7/2017).
Dia menjelaskan, dari 16 kasus yang ada, 12 kasus di antaranya sudah dilimpahkan ke kejaksanaan, sedang empat lainnya masih dalam pemeriksaan petugas. “Kalau sudah lengkap akan kami limpahkan ke kejaksaan untuk menyusul kasus-kasus lain yang telah diselesaikan terlebih dahulu,” ungkapnya.
Riko menambahkan, pengungkapan kasus yang dilakukan didominasi oleh kasus peredaran obat-obaatan dengan harga murah yang nilainya di kisaran ribuan hingga puluhan ribu rupiah.
Ia tidak menampik, dari 16 kasus yang diungkap terdapat penemuan ganja dan sabu. Namun dari jumlahnya tidak semarak dengan penemuan jenis pil koplo.
“Kondisi ini patut kita waspadai karena perderannya bisa menyasar ke semua kalangan sehingga peredarannya harus benar-benar dilakukan pencegahan. Apalagi obat-obatan jenis ini harganya relatif murah,” ungkap dia.
Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan Gunungkidul bisa menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Hal ini tidak lepas dengan geliat pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berkembang setiap tahunnya.
“Perkembangan wisata tidak hanya memberikan dampak positif, tapi juga bisa berdampak negative. Salah satunya rawan peredaran narkoba,” katanya usai melantik kader anti narkoba Gunungkidul, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
TelkomGroup meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026 untuk memperkuat kemandirian digital, infrastruktur AI, dan akses pasar UMK
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (28/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Danantara dan BP BUMN merestrukturisasi PTPN I untuk memperkuat keuangan, dengan EBITDA positif Rp1,9 triliun dan target restrukturisasi 2027.
Telkom meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026 berkat inisiatif green carbon dan blue carbon untuk mendukung
Lebih dari 140.000 pelajar dan anak muda mendaftar aksi Gen Z di 23 kota Jerman pada 31 Oktober untuk memprotes sejumlah kebijakan pemerintah.