PBB Gunungkidul Tembus Rp23,4 Miliar, 55 Kalurahan Dapat Apresiasi
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Destinasi wisata pantai masih menjadi primadona di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Destinasi wisata pantai masih menjadi primadona di Gunungkidul. Hal ini terlihat dengan munculnya obyek wisata pantai baru.
Namun demikian, untuk pengembangan bukan perkara mudah karena mayoritas di obyek baru memiliki masalah terkait dengan infrastruktur, khususnya jalan. Di beberapa obyek seperti Pantai Watulumbung, Desa Jepitu; Pantai Srakung, Desa Pucung, Girisubo hingga Pantai Bulakrawe, Desa Kemadang, Tanjungsari terkendala infrastruktur sehingga menyulitkan pengunjung untuk menunju destinasi baru tersebut.
Salah seorang tukang ojek di Pantai Watulumbung, Susiyatno mengatakan, keberadaan obyek wisata di Watulumbung sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Bahkan di 2016 lalu, Dinas Pariwisata sudah mulai melakukan pembangunan untuk mendukung keberadaan destinasi baru ini.
Namun demikian, lanjut Yatno, keberadaan fasilitas seperti area selfie, tempat parkir hingga kamar kecil belum berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan. Ini lantaran akses menuju Pantai Watulumbung masih sulit.
Dia bercerita, pihak desa sudah melakukan pembangunan dengan membuat cor blok, hanya saja upaya tersebut tidak sampai di lokasi. “Masih ada jalan sepanjang satu kilometer yang berupa tanah liat sehingga menyulitkan pengunjung,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (21/8/2017).
Yatno pun berharap kondisi jalan yang belum baik dapat diperbaiki sehingga destinasi wisata di Pantai Watulumbung semakin dikenal masyarakat. “Kalau jalannya masih seperti ini maka akan susah karena untuk sampai di lokasi masih sulit,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Desa Pucung, Girisubo, Bambang Untara. Menurut dia, untuk membuka Pantai Srakung sebagai destinasi wisata, pihak desa harus bekerja keras hingga mengeluarkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk membuka akses menuju lokasi.
“Kita buat jalan cor blok dengan nilai sekitar Rp300 juta yang bersumber dari dana desa,” kata Bambang, kemarin.
Dia mengungkapkan, meski jalan menuju lokasi pantai sudah terbuka, namun untuk pengembangan masih butuh infrastruktur lainnya seperti tempat beribadah, kamar kecil hingga akses untuk parkir kendaraan.
“Kami akan terus berusaha, tapi alangkah lebih baiknya ada bantuan dari pemkab sehingga pengembangan lebih maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memberi penghargaan kepada 55 kalurahan yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Simak target dan realisasinya.
Film Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho tayang perdana di TIFF 2026 dan bersaing di Main Competition sebelum rilis di Indonesia pada Januari 2027.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan apresiasi kepada 140 rancangan usaha siswa SMA dan SMK melalui Pameran
Satlantas Polres Gunungkidul memeriksa tutup tangki BBM truk untuk mencegah tumpahan solar dan risiko kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari.
Delhi membatasi kendaraan di bawah standar emisi BS6 hingga Januari 2027. Kebijakan India bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk menekan polusi.
iPhone 18e dirumorkan membawa chip A20 2nm dan kamera depan 24MP, tetapi tetap memakai layar OLED 60Hz. Peluncurannya diprediksi pada 2027.