638.000 Pekerja di DIY Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ahli Waris Didorong Mandiri
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Sejumlah warga mendatangi toko modern yang beroperasi di perbatasan Desa Donokerto dan Desa Wonokerto
Harianjogja.com, SLEMAN- Sejumlah warga mendatangi toko modern yang beroperasi di perbatasan Desa Donokerto dan Desa Wonokerto, Jalan Turi-Tempel, Rabu (30/8/2017). Mereka menunut agar toko tersebut menghentikan operasionalnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Harianjogja.com, belasan warga melakukan aksi protes sejak Rabu pagi. Mereka mendatangi pengelola toko tersebut dan meminta agar tutup. Alasanya, toko modern yang lokasinya berada di Barat SPBU Turi itu beroperasi tanpa mengantongi izin.
Terkait aksi penolakan warga terhadap aktivitas toko tersebut, Kepala Desa Wonokerto Tomon Haryo Wirosobo Wonokerto membenarkan adanya aksi penolakan tersebut. Dia menjelaskan, Pemdes seluruh Turi sudah sepakat untuk melarang adanya aktivitas toko modern di wilayah Turi. "Kalau ada yang meminta izin pasti tidak saya kasih. Itu sudah kesepakatan seluruh Kades," katanya.
Menurutnya, keberadaan toko modern di wilayah Turi dikawatirkan berdampak negatif terhadap perekonomian masyarakat. Efek yang sama sudah dirasakan oleh toko-toko kelontong di banyak wilayah. "Makanya seluruh Kades se Turi menolak pendirian toko modern," katanya.
Selain komitmen tersebut, lanjut Tomon, toko tersebut juga belum mengantongi izin. Awalnya, pemilik toko yang merupakan salah satu anggota DPRD Sleman berjanji akan melakukan sosialisasi kepada warga.
"Awalnya itu warung makan, terus jadi toko modern. Belum ada sosialisasi atau persetujuan warga. Makanya Pemdes-Pemdes mengirimkan surat ke DPMPPT Sleman," ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tri Endah Yitnani mengaku sudah mengirimkan tim saat aksi warga terjadi. "Kami langsung ambil langkah memberikan peringatan dan meminta agar pengelola mengurus ijin," katanya.
Peringatan yang sama, lanjut Endah berlaku bagi ratusan toko modern lainnya yang beroperasi tanpa izin. Sebab, kata Endah, dari ratusan toko modern yang beroperasi di wilayah Sleman hanya 18 toko yang mengantongi izin dan 19 toko pengajuan izinnya masih diproses.
Adapun 30 toko masih menunggu syarat bermitra dengan UMKM untuk melengkapi izin pendahuluan. "Saat ini kami masih mengawal 30 toko untuk bisa bermitra dengan UMKM," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 638.000 pekerja di DIY menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. BPJS juga mengembangkan PEKA untuk memberdayakan ahli waris.
Lazio memimpin klasemen Serie A setelah menang 6-2 atas Sassuolo. AS Roma bertahan di posisi ketiga, sedangkan Como naik ke peringkat keempat.
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Labu menjadi simbol Halloween berkat tradisi Irlandia, legenda Stingy Jack, dan kebiasaan mengukir sayuran yang berkembang di Amerika Serikat.
Indomaret menyerahkan empat unit tenda UMKM kepada Pemkab Banyumas untuk mendukung kegiatan promosi produk lokal dan pengembangan usaha kecil.
Sembilan kambing milik warga Bohol, Rongkop, Gunungkidul, ditemukan mati dengan luka gigitan. Kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.