PETERNAKAN GUNUNGKIDUL : Lagi, 10 Kambing Mati dengan Luka di Leher dan Perut

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 11 September 2017 08:53 WIB
PETERNAKAN GUNUNGKIDUL : Lagi, 10 Kambing Mati dengan Luka di Leher dan Perut

Sejumlah anak-anak melihat kambing-kambing mati karena serangan hewan misterius di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Minggu (10/9/2017). (IST/dok. Pemdes Purwodadi)

Peternakan Gunungkidul, kasus kematian kambing masih terjadi

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Teror terhadap ternak milik warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus kembali mengancam. Minggu (10/9/2017), sepuluh kambing milik warga Dusun Sureng II dan Danggolo mati dengan luka di bagian leher dan perut.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/09/06/peternakan-gunungkidul-potensi-serangan-anjing-hutan-masih-mengintai-warga-pesisir-diminta-tetap-waspada-849032">PETERNAKAN GUNUNGKIDUL : Potensi Serangan Anjing Hutan Masih Mengintai, Warga Pesisir Diminta Tetap Waspada

Kepala Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Iwan Alamsyah membenarkan di wilayahnya kembali terjadi serangan terhadap kambing milik warga. Kali ini, tujuh kambing milik Sakim mati secara mengenaskan dengan luka di bagian leher dan perut.

“Serangan ini menambah daftar kambing mati secara misterius di wilayah kami,” kata Iwan kepada Harianjogja.com, Minggu (10/9/2017).

Menurut dia, serangan itu terjadi karena kambing-kambing itu dipelihara di sekitar Hutan Kerukan dan tidak dibawa pulang ke rumah. Bahkan, lanjut Iwan, serangan tidak hanya terjadi pada kambing milik Sakim, tetapi juga menyerang milik Munanto.

“Lokasi kadang keduanya berada di satu lokasi. Total serangan tadi malam [kemarin] ada sepuluh kambing yang mati,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online