Jamasan Pusaka di Gunungkidul, Ini Makna Filosofis di Balik Ritual
Pemkab Gunungkidul menggelar jamasan pusaka di Bulan Suro. Simak makna filosofi Tosan Aji dan rangkaian acara di 10 lokasi.
Salah seorang nelayan sedang mengangkat kail yang digunakan memancing lobster di Laut Bekah. Jumat (4/3/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pemdes bermimpi mata air di tebing laut Bekah mengalir ke rumah warga.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Pemerintah Desa Giripurwo, Purwosari berharap sumber air di Laut Bekah dapat dimanfaatkan sehingga tidak terbuang percuma ke laut. Mereka pun menyakini bila sumber itu dapat diangkat, bisa mengatasi krisis air yang sering terjadi, khususnya saat musim kemarau.
Kepala Desa Giripurwo Supriyadi mengakui wilayahnya menjadi salah satu daerah mengalami krisis air saat musim kemarau. Sebagai dampaknya, warga sering membeli untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. “Lokasi kekeringan yang parah biasa terjadi di Dusun Temon dan Karangnongko. Di dua dusun ini hampir tidak ada sumber air,” kata Supriyadi Rabu (8/11/2017).
Menurut dia, di Dusun Temon sebenarnya ada sebuah mata air dengan debit yang sangat besar yang terletak di tebing Laut Bekah. Sayangnya lokasi yang sulit membuat, sumber belum dapat dimanfaatkan sehingga air terbuang percuma ke laut. “Debitnya bisa mencapai 700-1.000 liter per detik. Saya yakin kalau ini dimanfaatkan, maka masalah air bersih dapat diatasi, bahkan potensinya dapat memenuhi kebutuhan bagi warga di Kecamatan Purwosari dan sekitarnya,” ujarnya.
Kendati demikian, sambung Supriyadi, mimpi untuk memanfaatkan sumber tersebut belum bisa direalisasikan. Upaya kajian terhadap sumber yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) pada September 2016 lalu, belum ada tindaklanjut. Padahal, kata dia, tim di lapangan sudah melakukan pengukuran hingga estimasi jaringan perpipaan saat sumber tersebut akan dimanfaatkan. “Sayangnya hingga setahun berlalu belum ada realisasinya. Kami pun sangat berharap agar sumber di Laut Bekah bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga,” ujarnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dusun Temon, Giripurwo, Tukijan. Menurut dia, keberadaan sumber di tebing laut membuat upaya pemanfaatan menjadi sulit. Salah satunya terkait dengan kebutuhan dana yang besar. Sedang untuk pemanfaatan secara swadaya, Desa Giripurwo memiliki kemampuan anggaran yang sangat terbatas sehingga membutuhkan bantuan dari pihak lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menggelar jamasan pusaka di Bulan Suro. Simak makna filosofi Tosan Aji dan rangkaian acara di 10 lokasi.
Forbes mencatat ekonomi kreator dunia menembus US$1 miliar untuk pertama kalinya. MrBeast menjadi kreator dengan pendapatan terbesar mencapai Rp5,4 triliun dala
Jayden Adams meninggal dunia usai membela Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Polisi membuka penyelidikan sementara dunia sepak bola menyampaikan belasungkawa.
Indonesia mengoleksi 30 gelar Japan Open dan menjadi negara tersukses ketiga sepanjang sejarah. Ganda putra menyumbang 15 gelar, terbanyak dibanding sektor.
Rambut rontok berlebihan bisa dipicu berbagai faktor. Simak 14 cara mengatasi rambut rontok mulai dari pola makan, perawatan rambut.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.