Cegah Solar Tumpah di Jalan Jogja-Wonosari, Polisi Periksa Truk
Satlantas Polres Gunungkidul memeriksa tutup tangki BBM truk untuk mencegah tumpahan solar dan risiko kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari.
Badai Cempaka juga berdampak terhadap pasokan air bersih yang dimiliki PDAM Tirta Handayani
Harianjogja.com, BANTUL – Hujan deras yang mengguyur sejak dua hari lalu tidak hanya menyebabkan banjir dan tanah longsor. Pasalnya cuaca ekstrem akibat Badai Cempaka juga berdampak terhadap pasokan air bersih yang dimiliki PDAM Tirta Handayani.
Total hingga saat ini ada 30.254 pelanggan yang terputus dan tidak bisa mendapatkan pasokan air bersih. Untuk sekarang PDAM Tirta Handayani masih melakukan inventarisasi terhadap kerugian aset karena terendam banjir di sejumlah titik.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibriyanto mengatakan, terganggunya saluran air bersih dari PDAM sudah dilaporkan ke Bupati Gunungkidul Badingah.
Menurut dia, terganggunya pasokan dikarenakan beberapa faktor, mulai dari rusaknya instalasi karena terendam banjir hingga meluapnya sungai bawah tanah di Bribin 1, Baron, dan Ngobaran.
Sedang untuk kerusakan instalasi selain terjadi di tiga titik sumber bawah tanah, juga terjadi di beberapa titik seperti di Bunder, Kecamatan Patuk hingga putusnya jalur pipa di Gedangsari.
“Praktis dengan berbagai kerusakan dan kendala yang terjadi maka pasokan air tidak lancar dan dihentikan,” kata Isnawan, Rabu (29/11).
Menurut dia, total pelayanan air bersih yang berhenti menyasar 30.254 pelanggan. Adapun cakupan area yang berhenti mendapatkan pasokan meliputi kecamatan Tanjungsari, Paliyan, Panggang, Saptosari, Rongkop dan Tepus.
“Sedang untuk wilayah Kota Wonosari pasokan masih aman karena sumber yang digunakan memakai sumur air dalam sehingga tidak terpengaruh karena banjir,” ujarnya.
Adanya kerusakan ini dan masalah banjir di sumber sungai air bawah tanah, kata Isnawan, PDAM masih belum bisa berbuat banyak. Hal ini terjadi karena debit air di sekitar lokasi masih tinggi sehingga belum memungkinkan untuk proses perbaikan.
“Yang bisa kami lakukan sekarang masih sebatas inventarisasi instalasi yang rusak. Namun berdasarkan perkiraan awal, kerugian bisa mencapai miliaran rupiah,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlantas Polres Gunungkidul memeriksa tutup tangki BBM truk untuk mencegah tumpahan solar dan risiko kecelakaan di jalur Jogja-Wonosari.
SKK Migas menargetkan proyek Gas Mako Natuna berproduksi 111 MMscfd dalam dua tahun dan memasok kebutuhan listrik Batam.
KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026 melalui Access by KAI mulai 1 November.
Polri akan mendalami keluhan penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran di Sukoharjo melalui mekanisme pengawasan internal, termasuk Propam.
Anggota DPRD Sleman Respati Agus Sasangka menindaklanjuti keluhan sampah di Pasar Cebongan dengan mengusulkan penggunaan insinerator dan optimalisasi mesin komp
Gowes Jogjaversitas 2026 di UII diikuti pimpinan PTS DIY dan Jateng untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarkampus.