Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Bupati Bantul Suharsono saat meninjau UNBK di SMK Negeri 3 Kasihan, Bantul, Senin (2/4/2018)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Suharsono meninjau langsung proses ujian nasional berbasis komputer di SMK Negeri 3 Kasihan, Senin (2/4/2018) pagi.
Dalam tinjauannya tersebut, ia mengapresiasi semua prosesur dan persiapan ujian sudah dilakukan. "Alhamdulillah lancar, tidak ada persoalan," kata Suharsono.
Suharsono bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bantul. Ia berbincang langsung dengan kepala sekolah setempat dan beberapa guru di ruang tamu sekolah.
Namun, Suharsono tidak sampai mengecek ke ruang ujian, dengan alasan tidak ingin mengganggu ketenangan peserta ujian. Ia berharap semua peserta ujian bisa mengerjakan soal dalam keadaan tenang.
Sekitar 20 menit Suharsono di SMK Negeri 3 Kasihan. Ia bersama rombongan melanjutkan monitoring ke SMK Negeri 1 Sedayu. Selain Suharsono, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih juga meninjau proses UNBK di SMK Negeri 1 Sanden dan SMK Negeri 1 Pajangan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Cari motor 250 cc bekas di bawah Rp15 juta? Ada Ninja 250, Ninja 250 SL dan CBR250R yang masuk daftar.
Memori HP penuh tanpa ingin hapus aplikasi? Coba 3 cara ini, mulai dari bersihkan cache hingga mengatur penyimpanan WhatsApp.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.