Kerahkan 300 Anggota Tim Cyber, Ini Strategi PKS Merebut Suara Generasi Milenial

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 12 April 2018 10:50 WIB
 Kerahkan 300 Anggota Tim Cyber, Ini Strategi PKS Merebut Suara Generasi Milenial

PKS./Harian Jogja

Harianjogja.com, JOGJA– Pemilih pemula menjadi salah satu sasaran sejumlah partai politik. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jogja pun menyiapkan 300 anak muda sebagai relawan digital PKS.

Ketua DPD PKS Kota Muhammad Syafi’i mengatakan tim cyber ini akan bertugas untuk menjadi juru kampanye di dunia maya. Tim ini juga akan melakukan pendidikan politik bagi pemilih pemula. "Tim ini tergabung dengan PKS Muda. Kami akan launching tim ini pada 14 April mendatang,” katanya saat jumpa pers Milad ke-20 PKS di Kantor Pemenangan Pemilu DPD PKS Kota Jogja, Rabu (11/4/2018).

Pembentukan tim cyber muda ini kata Syafi\'i tidak lepas dari pemilih pemula dari kalangan milenial yang akrab dengan media sosial. Tim cyber muda ini akan menyebarluaskan informasi kegiatan PKS Kota Jogja melalui berbagai kanal-kanal dunia maya. Relawan digital ini bertugas mulai dari pembuatan konten, distribusi hingga menjadi buzzer.  “Kami akan lakukan pendekatan melalui dunia maya melalui media sosial,” ungkapnya.

Dia mengakui jika partainya sengaja mengincar para anak muda, khususnya pemilih pemula. Dalam pendidikan politik, anak-anak muda tersebut diajak membicarakan persoalan yang ada di sekitarnya maupun persoalan bangsa. “Karena kami ada di Jogja, yang dibahas seputar Jogja. Kami berharap mereka bukan menjadi generasi yang alergi politik,” tuturnya.

Kepala Bidang Pemenangan Pemilu DPD PKS Kota Jogja Nugroho Nur Cahyo menambahkan ke 300 anak muda yang direkrut tim cyber  tersebut juga akan disebar ke seluruh kecamatan hingga kelurahan. “Mereka diharapkan dapat terus berkembang dengan merangkul relawan lainnya di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Rangkaian HUT ke-20 PKS tahun ini sendiri, selain menggelar Pendidikan Politik juga dengan melakukan Gerebeg Pasar di delapan pasar tradisional. Salah satunya Gerebeg Pasar dengan membeli tanpa menawar. "Puncaknya pada Minggu (29/4/2018) kami gelar senam PKS nusantara dan orasi kebangsaan dari salah satu Capres PKS,” jelas Syafi’i.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online