Kesurupan karena Mengutil Batu Candi Bukan yang Pertama, Korbannya juga Warga Tangerang

Siswa yang kesurupan sedang diberi pertolongan di LPP Convention Hotel, Sleman, Rabu (11/4/2018). - Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
11 April 2018 18:22 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Kasus kesurupan massal karena mengambil batu keramat di kawasan Candi Prambanan ternyata bukan kali pertama terjadi. Dua tahun lalu kasus serupa pernah terjadi di Candi Borobudur.  

Puluhan siswa SMK 4 Tangerang, Banten sebelumnya mengalami kesurupan massal pada Selasa (10/4/2018) jelang Rabu (11/4/2018) dini hari. Para siswa itu kesurupan setelah berwisata ke Candi Prambanan. Musababnya salah satu dari siswa mengambil batu sebesar jempol di kawasan candi yang berusia ribuan tahun itu.

General Manager PWC Prambanan Aryono Hendro mengatakan, ada beberapa siswa SMK 4 Tangerang yang kesurupan setelah berwisata ke Candi Prambanan.

"Ketika kesurupan, katanya salah satu ditanya sama gurunya, kamu ambil apa? Dia bilang dia ambil selendang, tapi ternyata setelah dia sadar, yang dia ambil itu ternyata dua batu sebesar jempol. Dia dapat dari dalam area candi," kata Aryono saat dihubungi Harianjogja.com, Rabu (11/4/2018).

Kejadian serupa juga pernah menimpa wisatawan yang berkunjung ke Borobudur pada Mei 2016. Kebetulan, wisatawan yang kesurupan juga merupakan siswa yang berasal dari Tangerang, Banten.

Salah satu rombongan siswa asal Tangerang itu mengambil batu di kawasan candi Borobudur. Akibatnya, sepulang berwisata para siswa tak sadarkan diri karena mengalami kesurupan.