Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi Pemilu. (JIBI)
Harianjogja.com, BANTUL--Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara mengatakan pemutakhiran data pemilih (pantarlih) akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia mulai Selasa (17/4/2018) pagi atau hari ini. Diharapkan di hari pertama pelaksanaan, petugas pantarlih mencocokkan dan meneliti (coklit) minimal di lima rumah.
“Bimbingan teknis untuk petugas pantarlih sudah kami berikan mulai dari petugas pemilihan kecamatan [PPK], petugas pemungutan suara [PPS] hingga petugas untuk coklit,” kata Johan, Senin (16/4/2018).
Dia berharap proses coklit data daftar penduduk potensial pemilih (DP4) sebanyak 801.357 jiwa dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu pada 17 Mei 2017 mendatang.
Johan menjelaskan ada tiga prinsip yang harus dipegang oleh petugas dalam coklit. Ketiga prinsip tersebut meliputi pendataan terhadap calon pemilih yang memenuhi persyaratan tetapi belum masuk daftar, memperbaiki data yang tidak sesuai, serta mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi masuk dalam daftar pemilih.
“Jadi saat dilakukan coklit data yang ada masih bisa berubah. Hasil dari pantarlih ini akan dijadikan sebagai daftar pemilih sementara [DPS] Pemilu 2019,” ujarnya.
Ditambahkan Johan, untuk pelaksanaan coklit perdana diawali dengan apel pantarlih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan. Acara ini rencananya dihadiri seluruh petugas pantarlih, PPS, PPK dan KPU.
“Sudah kami persiapkan dan setiap petugas kami targetkan di hari pertama coklit minimal mendata di lima rumah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.