Jumlah Pemilih dan TPS di Bantul pada Pemilu 2019 Diprediksi Meningkat

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 18 April 2018 07:17 WIB
Jumlah Pemilih dan TPS di Bantul pada Pemilu 2019 Diprediksi Meningkat

Ilustrasi Pemilu. (JIBI)

Harianjogja.com, BANTUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul memprediksi jumlah pemilih untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Bantul meningkat.

Komisioner KPU Bantul Bidang Tenis Arif Widayanto mengatakan, pemilih yang digunakan dalam Pilkada 2015 lalu jumlahnya mencapai sekitar 704.000 jiwa. Arif memrediksi jumlah pemilih pada pemilu 2019 meningkat sekitar 20.000-30.000 jiwa.

"Karena ada tamabahan dari pemilih pemula dan mahasiswa yang memilih di Bantul," ujar Arif, Selasa (17/4/2018).

Selain jumlah pemilih yang meningkat, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) juga bertambah menjadi sekitar 3.035 TPS dengan estimasi tiap TPS sebanyak 300 orang pemilih. Sebelumnya dalam Pileg 2014 ada 2.295 TPS dan Pilpres 2014 sebanyak 2.293 TPS.

Penambahan TPS tersebut karena jumlah pemilih tiap TPS juga menurun dari sekitar 500-600 orang pemilih tiap TPS menjadi 300 pemilih. Menurutnya, jumlah pemilih tiap TPS lebih sedikit untuk mempertimbangkan waktu pencoblosan.

Sebab, kata dia, dalam Pileg 2019 nanti berbeda dengan 2014. Tidak hanya memilih anggota DPRD Bantul, DPRD DIY, DPR RI, dan DPD RI, namun juga memilih presiden dan wakil presiden. Sehingga kertas suara yang dicoblos semakin banyak. Arif berharap waktu pemungutan suara yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB selesai sore hari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online