Kebakaran Lahan di Gunungkidul Tewaskan 2 Lansia, Kasus Melonjak
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Ilustrasi pemeriksaan makanan di pasaran./Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Perdagangan Bantul mulai mengintesifkan pemantauan dan pengawasan produk makanan dan minuman jelang pelaksanaan ibadah puasa. Hasilnya, puluhan produk makanan dinilai tidak layak jual.
Kepala Bidang Sarana dan Distribusi Perdagangan, Dinas Perdagangan Bantul Yuswarseno mengatakan, menjelang pelaksanaan ibadah puasa, pemkab akan terus meningkatkan pengawasan peredaran makanan dan minuman. Hal ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan konsumsi layak dan tidak bermasalah mulai dari izin hingga kualitas barang yang diperjualkan.
“Kami sudah lakukan pemantauan di sejumlah toko. Hasilnya menemukan puluhan makanan yang tak layak untuk dijual,” kata Yuswarseno kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).
Menurut dia, produk-produk yang tak layak konsumsi ini meliputi kemasan rusak dan penyok. Namun, adapula produk makanan yang sudah memasuki masa kedaluarsa.
"Yang kami temukan ada 20 produk pangan di antaranya sembilan bungkus biskuit, ikan dalam kaleng serta produk susu. Kami berharap, barang-barang yang tak layak jual harus diganti dengan yang baru karena jika sampai dijual jelas menyalahi aturan,” ungkapnya.
Yuswarseno mengatakan, meski telah menemukan makanan dan minuman yang tak layak jual, namun dinas perdagangan belum memberikan sanksi tegas kepada penjual. “Kami baru memberikan teguran, tapi kalau tetap nekat maka kami siap ambil tindakan tegas,” ujarnya.
Anggota Komisi B DPRD Bantul Yudha P berharap agar pengawasan makanan dan minuman jelang pelaksanaan ibadah puasa terus ditingkatkan. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman terhadap konsumen, terlebih lagi saat puasa ada tren kenaikan permintaan di pasaran.
“Pengawasan ini wajib karena sebagai upaya memberikan perlindungan kepada konsumen,” katanya.
Menurut dia, jika menemukan produk-produk makanan atau minuman yang tidak layak jual, maka harus ada sanksi kepada penjual. Kendati demikian, sanki yang diberikan harus bersifat membina sehingga tidak ada yang dirugikan.
Ditambahkannya, untuk pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari pasar tradisional hingga toko berjejaring di wilayah Bantul.
“Jangan sampai ada kesan tebang pilih sehingga pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah laporan Daily Telegraph mengungkap dugaan hubungan gelap dengan mantan karyawan UEFA yang menerim
Presiden AS Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif baru untuk memperketat aturan kewarganegaraan dan membatasi praktik birth tourism. Kebijakan ini
Apple merilis macOS Tahoe 26.6.1 untuk menambal celah keamanan Screen Sharing yang berpotensi memungkinkan akses tanpa kredensial valid. Pengguna Mac disarankan
GIIAS 2026 menghadirkan puluhan mobil baru dari berbagai merek. Simak daftar 10 mobil paling menarik, mulai Suzuki XL7 terbaru hingga Mazda 6e dan Toyota Land C
Gerhana Matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Simak cara aman menyaksikan fenomena langka ini, mulai dari penggunaan kacamata gerhana hingga siaran