Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi penemuan bayi./Okezone
Harianjogja.com, BANTUL- Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan di dalam tumpukan sampah di Tempat Pembungan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Jumat (4/5/2018) pagi. Mayat bayi yang masih lengkap dengan ari-ari menempel di tubuhnya itu sempat terseret buldoser.
Ketua Komunitas Pemulung TPST Piyungan, Maryono mengatakan mayat bayi dengan berat 3,7 kilogram, tinggi 50 sentimeter, dan lingkar kepala 35 sentimeter ditemukan oleh dua pemulung, Juwanto dan Sartono, sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat itu kedua pemulung sedang memilah-milah sampah yang memiliki nilai ekonomis untuk didaur ulang. Keduanya terkaget saat membuka buntel kain warna hitam. "Dalam buntel kain ada bayi yang dibungkus plastik warna hitam," kata Maryono.
Jenazah bayi tersebut langsung dibawa ke kantor Unit Pengelola TPST Piyungan yang tidak jauh dari lokasi penemuan bayi. Jenazah bayi itu langsung diidentifikasi oleh tim identifikasi Polres Bantul, Polsek Piyungan, dan tim medis dari Puskesmas Piyungan.
Menurut Maryono, temuan mayat bayi itu menjadi kesepuluh kalinya di TPST Piyungan sejak 1996 lalu. "Seingat saya sudah 10 bayi ditemukan di tumpukan sampah TPST Piyungan," ujar dia.
Kapolsek Piyungan Kompol Ispurwanta mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan medis bayi malang itu dilahirkan kurang dari 24 jam. Pihaknya tidak menemukan tanda-tanda luka kekerasan dari jasad bayi. Polisi masih menyelidiki pelaku yang tega membuang bayi tersebut, "Sampahnya dari mana juga masih kami selidiki," kata Ispurwanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.