Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Ilustrasi rumah di lokasi transmigrasi/dok
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul tahun ini akan memberangkatkan 30 kepala keluarga ke berbagai daerah untuk mengikuti program transmigrasi. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang ditentukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Mereka akan ditempatkan di Simeuleu, Aceh; Sijunjung, Sumatera Barat; Kayong Utara, Kalimantan Barat; Paser, Kalimantan Timur; Bulungan, Kalimantan Utara; Muna, Sulawesi Tenggara; Morowali, Sulawesi Tengah; dan Gorontalo.
Dari 30 kepala keluarga, tujuh keluarga di antaranya akan dibiayai dari APBD Bantul dengan besaran Rp70 juta per orang. Dana tersebut untuk membangun tempat tinggal dan ketersediaan air bersih di lokasi transmigrasi. "Sisanya ditanggung oleh pemerintah daerah di masing-masing tujuan lokasi transmigrasi," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja, dan Transmigrasi, Disnakertran Bantul, Istirul Widilastuti, Jumat (4/5/2018).
Istirul mengatakan saat ini proses perekrutan calon transmigran masih dilakukan. Ia mengaku sudah ada beberapa kepala keluarga yang sudah mendaftar, namun masih perlu diklarifikasi terkait persyaratannya, karena yang diutamakan adalah yang sudah berkeluarga dan memiliki keahlian di bidang perkebunan dan pertanian.
Meski demikian, pihaknya juga akan menggelar pelatihan kembali selama empat hari terkait keahlian kerja calon transmigran. "Yang jelas calon transmigran memiliki semangat untuk menjadi transmigran," ucap Istirul.
Istirul menambahkan jumlah transmigran tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 12 kepala keluarga. Ke-12 keluarga dibiayai langsung oleh kementerian dan Pemda DIY. Pemerintah Kabupaten Bantul hanya memfasilitasi keberangkatan dan uang saku sebesar Rp5 juta setiap kepala keluarga.
Ia mengklaim sejauh ini program transmigrasi sangat efektif. Banyak transmigran dari Bantul yang dianggap sukses selama di perantauan. Selain itu, banyak daerah yang menginginkan transmigran dari DIY, khususnya Bantul. Terbukti kuota transmigran kali ini lebih banyak dibanding kabupaten lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.