Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi rumah di lokasi transmigrasi/dok
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul tahun ini akan memberangkatkan 30 kepala keluarga ke berbagai daerah untuk mengikuti program transmigrasi. Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang ditentukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Mereka akan ditempatkan di Simeuleu, Aceh; Sijunjung, Sumatera Barat; Kayong Utara, Kalimantan Barat; Paser, Kalimantan Timur; Bulungan, Kalimantan Utara; Muna, Sulawesi Tenggara; Morowali, Sulawesi Tengah; dan Gorontalo.
Dari 30 kepala keluarga, tujuh keluarga di antaranya akan dibiayai dari APBD Bantul dengan besaran Rp70 juta per orang. Dana tersebut untuk membangun tempat tinggal dan ketersediaan air bersih di lokasi transmigrasi. "Sisanya ditanggung oleh pemerintah daerah di masing-masing tujuan lokasi transmigrasi," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja, dan Transmigrasi, Disnakertran Bantul, Istirul Widilastuti, Jumat (4/5/2018).
Istirul mengatakan saat ini proses perekrutan calon transmigran masih dilakukan. Ia mengaku sudah ada beberapa kepala keluarga yang sudah mendaftar, namun masih perlu diklarifikasi terkait persyaratannya, karena yang diutamakan adalah yang sudah berkeluarga dan memiliki keahlian di bidang perkebunan dan pertanian.
Meski demikian, pihaknya juga akan menggelar pelatihan kembali selama empat hari terkait keahlian kerja calon transmigran. "Yang jelas calon transmigran memiliki semangat untuk menjadi transmigran," ucap Istirul.
Istirul menambahkan jumlah transmigran tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 12 kepala keluarga. Ke-12 keluarga dibiayai langsung oleh kementerian dan Pemda DIY. Pemerintah Kabupaten Bantul hanya memfasilitasi keberangkatan dan uang saku sebesar Rp5 juta setiap kepala keluarga.
Ia mengklaim sejauh ini program transmigrasi sangat efektif. Banyak transmigran dari Bantul yang dianggap sukses selama di perantauan. Selain itu, banyak daerah yang menginginkan transmigran dari DIY, khususnya Bantul. Terbukti kuota transmigran kali ini lebih banyak dibanding kabupaten lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.