Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Suasana kunjungan SD Muhammadiyah Pakel di Harian Jogja, Senin (7/5/2018)./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- SD Muhammadiyah Pakel Yogyakarta akan menyelenggarakan wisuda untuk sejumlah program pendidikan di sekolah tersebut. Kegiatan akan dikemas dengan acara yang meriah untuk menarik perhatian warga.
Humas SD Muhammadiyah Pakel, Dahuri menyebutkan pada akhir tahun pelajaran ini, kegiatan wisuda akan diikuti 293 anak. Rinciannya, wisuda tahfidz juz 28, 29 dan 30 sebanyak 112 anak, wisuda Iqra jilid 6 sebanyak 108 anak dan sisanya merupakan pelepasan siswa kelas VI yang telah selesai ujian.
Sekolah yang berlokasi di Jl. Pakel Baru No.40 Komplek Masjid Mataram, Umbulharjo tersebut akan menggelar wisuda pada Sabtu (12/5/2018) di Graha Pradipta Jogja Expo Center, Banguntapan Bantul. Wisuda pelepasan sengaja digelar di awal waktu, meski belum pengumuman kelulusan.
Alasannya adalah saat ini sudah mendekati bulan puasa. "Meski belum pengumuman kelulusan, kami yakin, nanti semua siswa lulus dengan nilai yang bagus-bagus," katanya, saat beraudiensi ke Harian Jogja, Senin (7/5/2018).
Sekolah juga akan menggelar kegiatan tersebut secara meriah sebagai upaya menarik perhatian masyarakat. Dahuri menjelaskan SD Muhammadiyah Pakel ingin menyosialisasikan program plus berupa full day school. Program tersebut telah di sekolah itu sejak 1998.
"Kami ingin menyosialisasikan agar sekolah kami semakin dikenal dan program kami bisa diambil nilai positifnya oleh masyarakat," tambah Rudi Hartono, yang juga humas sekolah tersebut.
Program ini terbukti meningkatkan kualitas siswa dan lulusan SD Muhammadiyah Pakel. Salah satu buktinya, saat ini sudah banyak siswa kelas VI yang telah diterima di jenjang pendidikan selanjutnya. Kebanyakan mereka masuk di sekolah keislaman berasrama, dan 10% masuk SMP negeri.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan perlu ada kerjasama yang baik antara media dengan lembaga pendidikan seperti SD Muhammadiyah Pakel. Bentuk kerjasamanya yakni penyebaran informasi program-program sekolah melalui media.
"Selain itu, perlu sinergi media dengan lembaga pendidikan untuk menumbuhkan budaya literasi hal-hal yang positif, agar anak bisa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendapatkan informasi yang positif. Selain itu, siswa juga bisa belajar tentang produksi media massa," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Mercedes-Benz memperingatkan dua pabrik di Jerman bisa ditutup jika biaya produksi tak ditekan. Perusahaan belum menyebut lokasi yang terancam.
Agnez Mo ketahuan rehearsal di SUGBK dan disebut membawakan Indonesia Pusaka. Benarkah ia akan tampil di pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026?
QJMotor X-Adventure 900 dikabarkan membawa mesin 904 cc bertenaga sekitar 95 HP. DCT, Brembo, Marzocchi, dan debut EICMA masih belum resmi
Pesan WhatsApp yang terhapus mungkin masih terlihat lewat Riwayat Notifikasi Android. Simak cara mengaktifkan fitur di Google Pixel dan Samsung.
Aturan tekanan ban MotoGP mewajibkan batas minimum 1,80 bar depan dan 1,68 bar belakang. Pelanggaran bisa berujung penalti 16 detik.