Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Suasana kunjungan SD Muhammadiyah Pakel di Harian Jogja, Senin (7/5/2018)./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- SD Muhammadiyah Pakel Yogyakarta akan menyelenggarakan wisuda untuk sejumlah program pendidikan di sekolah tersebut. Kegiatan akan dikemas dengan acara yang meriah untuk menarik perhatian warga.
Humas SD Muhammadiyah Pakel, Dahuri menyebutkan pada akhir tahun pelajaran ini, kegiatan wisuda akan diikuti 293 anak. Rinciannya, wisuda tahfidz juz 28, 29 dan 30 sebanyak 112 anak, wisuda Iqra jilid 6 sebanyak 108 anak dan sisanya merupakan pelepasan siswa kelas VI yang telah selesai ujian.
Sekolah yang berlokasi di Jl. Pakel Baru No.40 Komplek Masjid Mataram, Umbulharjo tersebut akan menggelar wisuda pada Sabtu (12/5/2018) di Graha Pradipta Jogja Expo Center, Banguntapan Bantul. Wisuda pelepasan sengaja digelar di awal waktu, meski belum pengumuman kelulusan.
Alasannya adalah saat ini sudah mendekati bulan puasa. "Meski belum pengumuman kelulusan, kami yakin, nanti semua siswa lulus dengan nilai yang bagus-bagus," katanya, saat beraudiensi ke Harian Jogja, Senin (7/5/2018).
Sekolah juga akan menggelar kegiatan tersebut secara meriah sebagai upaya menarik perhatian masyarakat. Dahuri menjelaskan SD Muhammadiyah Pakel ingin menyosialisasikan program plus berupa full day school. Program tersebut telah di sekolah itu sejak 1998.
"Kami ingin menyosialisasikan agar sekolah kami semakin dikenal dan program kami bisa diambil nilai positifnya oleh masyarakat," tambah Rudi Hartono, yang juga humas sekolah tersebut.
Program ini terbukti meningkatkan kualitas siswa dan lulusan SD Muhammadiyah Pakel. Salah satu buktinya, saat ini sudah banyak siswa kelas VI yang telah diterima di jenjang pendidikan selanjutnya. Kebanyakan mereka masuk di sekolah keislaman berasrama, dan 10% masuk SMP negeri.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan perlu ada kerjasama yang baik antara media dengan lembaga pendidikan seperti SD Muhammadiyah Pakel. Bentuk kerjasamanya yakni penyebaran informasi program-program sekolah melalui media.
"Selain itu, perlu sinergi media dengan lembaga pendidikan untuk menumbuhkan budaya literasi hal-hal yang positif, agar anak bisa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendapatkan informasi yang positif. Selain itu, siswa juga bisa belajar tentang produksi media massa," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Xi Jinping dan Donald Trump sepakat bangun hubungan baru China-AS, tapi isu Taiwan jadi ancaman serius konflik global.
Leo/Daniel melaju ke perempat final Thailand Open 2026 usai kalahkan wakil China. Siap hadapi tuan rumah dengan permainan agresif.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Piala Presiden 2026 libatkan 64 klub dari 38 provinsi. Erick Thohir sebut ajang ini jadi kunci pembinaan sepak bola dari akar rumput.