Lomba Cerdas Cermat untuk Kenalkan Potensi Wisata Bantul

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 10 Mei 2018 16:10 WIB
Lomba Cerdas Cermat untuk Kenalkan Potensi Wisata Bantul

Lomba cerdas cermat pariwisata tingkat pelajar Bantul yang diselenggarakan di Rumah Budaya Tembi, Rabu (9/5/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata Bantul menggelar lomba Cerdas Cermat Pariwisata 2018 di Rumah Budaya Tembi, Timbulharjo, Sewon, Rabu (9/5/2018). Lomba yang diikuti pelajar se-Kabupaten Bantul ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang seluk beluk dan potensi pariwisata di Bumi Projotamansari.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwiata Bantul Ni Nyoman Yudiriani mengatakan lomba cerdas cermat pariwisata terbagi dalam dua kategori. Yakni kategori pelajar SMP yang diikuti 20 perwakilan sekolah dan tingkat SMA diikuti 19 sekolah.

“Setiap regu terdiri dari tiga orang perwakilan yang ditunjuk masing-masing sekolah,” kata Nyoman kepada wartawan, Rabu kemarin.

Menurut dia, kegiatan lomba berjalan lancar. Tujuan utama diselenggarakan lomba untuk mengenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Bantul, mulai dari destinasi, sentra kerajinan hingga kuliner.

“Mudah-mudahan dengan lomba ini para peserta semakin tahu tentang seluk beluk wisata di Bantul. Apalagi keberadaan destinasi sudah sangat terkenal, salah satunya Puncak Becici yang pernah dikunjungi mantan Presiden Obama,” katanya.
Diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan tentang sektor pariwisata dapat menggerakkan generasi muda untuk lebih peduli dan sadar terhadap potensi wisata yang dimiliki.
 
“Untuk itulah kenapa lomba cerdas cermat pariwisata digelar agar generasi muda paham pentingnya menjaga potensi wisata yang dimiliki,” ucapnya.

Untuk tingkat SMA, perwakilan dari SMA Negeri 2 Bantul tampil sebagai juara pertama. Sedang untuk tingkat SMP dimenangkan regu dari SMP Negeri 1 Pandak.

Salah seorang peserta lomba cerdas cermat, Fernanda Maheswara mengaku senang dapat mengikuti lomba itu. Dengan menjadi peserta ia semakin paham potensi pariwisata di Bantul. “Senang karena bisa menambah pengetahuan khususnya pariwisata di Bantul,” katanya.

Fernanda berharap lomba bisa digelar setiap tahun. Namun yang tak kalah penting, pelaksanaan ke depan harus lebih diperbaiki, salah satunya mengenai sarana pendukung seperti penggunaan bel agar lebih diperbaiki lagi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online