Mulai Beroperasi, Wisata Jeep Merapi Tak Sampai Bunker

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Sabtu, 12 Mei 2018 15:17 WIB
Mulai Beroperasi, Wisata Jeep Merapi Tak Sampai Bunker

Wisata jeep di sekitar Gunung Merapi sudah mulai beroperasi, di Kali Kuning, Desa Umbulharjo, Cangkringan pada (12/5/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN--Wisata Jeep di sekitar Gunung Merapi mulai berktifitas kembali setelah sebelumnya terhenti karena erupsi freatik, Jumat (11/5/2018). Meski demikian, untuk antisipasi, wisata jeep merapi akan dioperasikan tidak sampai Bunker Merapi.

Ketua Jeep Merapi Community Agus Heru Siswanta mengatakan pada saat erupsi Jumat (11/5/2018) aktifitas wisata jeep merapi dihentikan. "Itu inisiatif pengelola agar menghentikan operasi," ujarnya pada Harianjogja.com, Sabtu (12/5/2018).

Pada saat erupsi terjadi sekita pukul 08.00 WIB, Agus mengatakan sudah ada dua jeep yang beroperasi. "Kita langsung kordinasi agar evakuasi, jeep itu sudah masuk kawasan Museum Mini Sisa Hartaku, dan setelah tahu erupsi langsung memakai jalur evakuasi untuk turun," katanya.

Pada Sabtu (12/5/2018) wisata jeep di sekitaran Gunung Merapi beroperasi kembali. "Kita mulai lagi beroperasi, namun tidak sampai Bunker Merapi," ujarnya.

Agus mengatakan akan melihat kondisi terlebih dahulu, setelah kondisi 100% aman, baru bisa beroperasi sampai Bunker Merapi. Menurutnya, pada saat ramai, jumlah jeep yang beroperasi di JMC bisa mencapai 25 jeep. Sedangkan pada saat sepi, JMC hanya bisa beroperasi tiga jeep.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online