Gunungkidul Expo Resmi Ditutup

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Minggu, 13 Mei 2018 00:50 WIB
Gunungkidul Expo Resmi Ditutup

Ketua Pelaksana Gunungkidul Expo 2018, Krisna Berlian, menyerahkan hadiah sebagai apresiasi stand terbaik saat penutupan Gunungkidul Expo di Alu-alun Wonosari, Sabtu (12/5/2018)./Harian Jogja-Herlambang

GUNUNGKIDUL-Gunungkidul Expo 2018 yang diselenggarakan di Alun-alun Wonosari, sebagai rangkaian acara HUT Gunungkidul ke-187 resmi ditutup, Sabtu (12/5/2018) malam.

Pamaeran UMKM dan beberapa penampilan seni budaya yang berlangsung selama lima hari tersebut menghasilkan transaksi jual beli produk mencapai ratusan juta rupiah.

"Dari Selasa [8/5/2018] sampai tadi siang [Sabtu] pukul 13.00 setidaknya tercatat terjadi interaksi bisnis mencapai Rp933 juta. Meningkat sekitar 13,41 persen dari tahun lalu, sekitar Rp800 juta tahun lalu," kata Ketua Pelaksana Gunungkidul Expo 2018, Krisna Berlian, Sabtu malam.

Jumlah tersebut sangat dimungkinkan bertambah, karena belum tercatat yang berjualan mandiri dan catatan setelah pukul 13.00 WIB hingga malam belum tercatat. Ia menaksir perputaran uang sampai Rp1,5 miliar.

Adapun jumlah peserta ada 123 UMKM, dari berbagai jenis produk UMKM mulai dari Batik, kerajinan kayu, makanan, blangkon, pandai besi, produk herbal, dan lain sebagainya. Panitia juga memberikan apresiasi untuk lima stan terbaik.

Krisna berharap ke depan pelaksanaan Gunungkidul Expo semakin baik, sehingga semakin dapat mendukung UMKM yang ada di Gunungkidul untuk memasarkan produknya.

Bupati Gunungkidul, Badingah yang diwakili, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Sudodo, mengatakan Gunungkidul Expo ini sebagai dukungan Pemkab kepada UMKM.

"Pameran Gunungkidul Expo dan kesenian ini berjalan lancar dan sukses, saya yakin pameran kali ini memberi kesan positif dan inspiratif, untuk mengembangkan produk UMKM," ucapnya.

Menurutnya saat ini kompetisi pemasaran UMKM semakin ketat, sehingga dengan pameran ini diharapkan dapat mendukung promosi dan pemasaran, selain juga melalui media sosial untuk promosi.

Kegiatan promosi semacam Gunungkidul Expo menurutnya setiap tahun harus terus diperbaiki baik dalam tata kelola tempat fasilitas, maupun tampilan agar semakin menarik masyarakat luas.

Salah satu pengunjung Nanik mengaku menikmati pameran atau Gunungkidul Expo tersebut. "Menarik ada penampilan kesenian juga, selain stand makanan dan produk. Harapannya kedepan semakin baik lagi," ujarnya.

Dalam penutupan Gunungkidul Expo tersebut juga dilakukan penyerahan beberapa lomba yang dilakukan, seperti kontes kambing yang sudah digelar sebelumnya, dan beberapa lainnya. Pagelaran wayang juga disajikan untuk menutup acara tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online