Hasil Final Pegadaian Championship PSS vs Garudayaksa: Skor 2-2
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Disdikpora DIY memastikan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tetap akan menjadi pertimbangan utama dalam proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA 2018. Proses seleksi di sejumlah sekolah favorit dipastikan berjalan sangat ketat.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, pihaknya sudah mengundang seluruh kepala SMA/SMK dan SMP/MTs di DIY untuk diberikan sosialisasi terkait pelaksanaan PPDB 2018 yang berbeda sistem dengan tahun sebelumnya. Selain berbagai prosedur, pihaknya memberikan informasi terkait permasalahan yang akan muncul serta cara mengatasi.
"Masalah yang mungkin muncul adalah ketidaktahuan tentang jalur prestasi, itu masih banyak yang mengatakan jalur prestasi hanya untuk nonakademik, padahal boleh saja diikuti siapa saja yang NEM-nya tinggi," ungkapnya kepada HarianJogja.com, Kamis (17/5/2018).
Selain itu, kata dia, masyarakat perlu dipahamkan juga terkait jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) hanya berlaku di zona satu, padahal bisa untuk di zona dua. Pihaknya sudah meminta kepada seluruh SMA/SMK yang akan menerima peserta didik baru dan SMP/MTs yang akan meluluskan, untuk mengumpulkan para orang tua siswa guna mendapatkan informasi detail PPDB. "Bahan semua sudah saya unggah, bisa didownload sehingga semua sekolah bisa melakukan sosialisasi," tegasnya.
Baskara Aji memberikan tanggapan terkait kemungkinan adanya sekolah yang berada di zona satu suatu kecamatan karena diukur melaui udara, namun transportasi agak susah, ia menyarankan untuk mengambil di zona kedua.
Ia mengingatkan, seluruh masyarakat agar memahami nilai akademik tetap menjadi pertimbangan utama dalam bersaing dalam PPDB 2018 meski menggunakan zonasi. Sehingga nilai akademik dan non akademik tidak bisa dikesampingkan begitu saja. "Kalau di zona satu dirasa jauh dari jarak tempuhnya, bisa ambil di zona dua," kata dia.
Fakta bahwa nilai akademik masih digunakan, kata dia, salah satunya sebagian besar SMA yang dinilai favorit di Kota Jogja tidak hanya memasukkan kelurahan di Kota Jogja sebagai zona satu, namun juga beberapa desa di Sleman dan Bantul. Sehingga kompetisi dipastikan akan sangat ketat dalam perebutan kursi di sekolah favorit. Karena pendaftar banyak dengan berbagai latar belakang nilai akademik dan non akademik yang dimiliki setiap pendaftar.
"Mereka hanya beruntung berada di zona satu sekolah favorit, tetapi dari sisi persaingan tetap ketat. Misalnya anak dari Sinduadi [Mlati, Sleman], dia masuk di zona satu SMA N 1 Jogja, dia harus bersaing dengan seluruh pendaftar dari Kota Jogja dan sebagian Bantul dan Sleman. Siapa bilang hasil UNBK tidak dipakai untuk PPDB, tetap saja dipakai," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.