Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah) memberikan kartu debit BNI 46 untuk bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial di Jl. Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (23/82017)./Harian Jogja-Gigih M.Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 11.711 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menargetkan KKS akan selesai dibaikan pada bulan ini.
Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Dinsos Sleman, Feri Istanto, mengatakan sampai saat ini masih ada 11.711 KPM yang belum menerima KKS. Dari total yang sudah menerima KKS hanya setengahnya saja yang sudah bertransaksi di e-Warong untuk menerima Bantuan Pangan Nontunai (BPNT). "Kami targetkan bulan ini semua KPM yang jumlahnya 66.000 mendapat KKS agar bisa bertransaksi di e-Warong," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Jumat (18/5/2018).
Menurut Feri, hingga saat ini belum semua e-Warong di Sleman yang akan digunakan dalam bertransaksi mempunyai mesin electronic data capture (EDC). "Masih ada sekitar 80 dari 374 e-Warong yang belum mempunyai EDC, sehingga masyarakat sekitar warung yang sudah punya KKS tetap tidak bisa bertransaksi," kata Feri.
Feri mengatakan pada awal penggunaan KKS sempat mengalami kendala teknis di pihak bank secara nasional. Namun setelah ada perbaikan, KKS bisa digunakan bertransaksi. "Dari beberapa laporan ada kendala, seperti pengelola e-Warong yang belum paham tata cara transaksi dalam program BPNT, sehingga mereka malah membuat paket bahan bantuan," kata Feri.
Menurut Feri, sesuai aturan pengelola e-Warong tidak bisa memberikan bantuan untuk KPM dengan sistem dipaket. KPM, menurutnya, harus bebas memilih dan menentukan barang apa saja yang ia butuhkan. "Berdasarkan aturan, pengelola harus bertanya kepada KPM, mau bertransaksi apa, dan ia berhak memilih barang dengan kualitas yang baik, asalkan dengan batasan satu bulan Rp100.000 untuk membeli telur dan beras." ujar Feri.
Kepala Dinsos Sleman, Sri Murni Rahayu, mengatakan seharusnya masyarakat Sleman bisa memilih kualitas barang dari BPNT dengan kualitas baik. "Jangan sampai kesannya masyarakat hanya mendapat kualitas barang yang rendah. Dalam program ini masyarakat bisa memilih kualitas barang yang bagus," kata Sri Murni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.