Duh, Dua Siswa SMP Gunungkidul Tak Lulus Ujian

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Selasa, 29 Mei 2018 16:20 WIB
Duh, Dua Siswa SMP Gunungkidul Tak Lulus Ujian

Ilustrasi UNBK SMP./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Setelah diumumkan, Senin (28/5), sebanyak dua siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Gunungkidul gagal dalam ujian nasional tahun ini.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Kisworo mengungkapkan dari 9.838 peserta, ada dua siswa yang tidak lulus. Keduanya merupakan siswa SMP N 4 Playen.

"Yang tidak lulus karena nilainya tidak memenuhi standar," ujarnya, Selasa (29/5/2018).

Meski begitu dia mengklaim ada kenaikan rata-rata nilai yaitu sebesar 0,65%. Namun dari segi peringkat, Bumi Handayani tercatat di urutan paling buncit se-DIY.

Sebagai perbandingan, tahun lalu di DIY, sebanyak 51.023 siswa mengikuti SMP/MTSN dengan nilai rata-rata sebesar 248,43. Peringkat pertama diduduki kota Jogja dengan nilai rata-rata 271,65, di susul Sleman dengan nilai rerata 247,44, lalu Bantul Kulonprogo, dan Gunungkidul.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rosyid mengatakan UN bukan penentu satu-satunya ketidaklulusan dua siswa SMP N 4 Playen itu. Sebab peran sekolah juga dilibatkan dalam menentukan kelulusan.

"Setiap sekolah memiliki kewenangan menentukan kelulusan peserta didik, sekolah mempunyai kebijakan tidak meluluskan anak didik berdasarkan sejumlah pertimbangan standardisasi kelulusan," ucapnya.

Terkait dengan belum maksimalnya hasil nilai yang diperoleh, Bahron berharap orang tua siswa mampu memberi dukungan baik finansial serta motivasi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan belajar siswa di rumah.

"saya yakin untuk masalah kelengkapan pendidikan riil seperti akreditasi sekolah tidak ada masalah," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online