PENEMUAN MAYAT BANTUL: Korban Pembunuhan Mirip Korban Hilang di Gunungkidul

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 30 Mei 2018 12:08 WIB
PENEMUAN MAYAT BANTUL: Korban Pembunuhan Mirip Korban Hilang di Gunungkidul

Lokasi penemuan mayat di Bantul, Rabu (30/5/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin

Harianjogja.com, BANTUL-Perempuan muda yang ditemukan tewas karena diduga dibunuh di area persawahan Dusun Cepoko, Desa Trirenggo, Bantul, Rabu (30/5/2018) pagi, mirip dengan ciri orang hilang di Gunungkidul, beberapa waktu lalu.

Identitas orang hilang di Gunungkidul adalah Rinawati, 19, warga Widoro, RT 004/ RW 007, Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul. Rinawati pergi meninggalkan rumahnya sejak 24 Mei lalu dan hingga kini belum pulang ke rumah.

Kapolsek Bantul Komisaris Polisi Paimun belum bisa memastikan korban tewas di Bantul dengan orang yang hilang di Gunungkidul. Namun, ia membenarkan dua jam setelah penemuan mayat, ada pihak keluarga orang hilang dari Gunungkidul ke Polsek Bantul dan menanyakan ciri-ciri mayat.

Berdasarkan ciri-ciri mayat itu, kata Paimun, pihak keluarga orang hilang dari Gunungkidul memastikan ciri-ciri tersebut sama. "Tadi setelah dicocokkan dengan barang bukti yang ada, seperti warna kaus, jam, mirip dengan yang disampaikan saksi yang datang ke sini," kata Paimun di kantornya, Rabu.

Dijemput Laki-Laki

Menurut Paimun, orang yang dilaporkan hilang dari Gunungkidul itu pergi meninggalkan rumah setelah dijemput oleh seoarng laki-laki yang belum diketahui identitasnya.

Sementara mayat perempuan yang ditemukan di persawahan, Cepoko, Trirenggo, Bantul tidak ada identitasnya. Namun, mayat korban pembunuhan itu ciri-cirinya mengenakan celana panjang jin warna biru, kaus lengan pendek warna cokelat kekuningan, jaket warna merah, dan jilbab warna cokelat.

Lokasi penemuan mayat (Harian Jogja/Ujang Hasanudin)

Selain itu korban juga mengenakan jam tangan di tangan kanan dan cincin yang menempel di jari tengah tangan kirinya. Polisi juga menemukan cincin beserta kotaknya yang tidak jauh dari jenazah korban. Korban perempuan berusia sekitar 19 tahun itu saat ditemukan dalam kondisi tengkurep ditumpukan jerami. Dalam jasad korban juga ditemukan luka yang diduga bekas pukulan benda tajam.

Polisi menyita kayu sepanjang satu meter yang diduga sebagai alat untuk memukul korban dibagian wajah dan kepala. Saat ini jenazah masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dioutopsi. Polisi juga masih memburu terduga pembunuhan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online