BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul sudah menyiapkan anggaran pengadaan lahan untuk pembangunan taman budaya Bantul. Lokasi taman budaya rencananya akan menempati lahan Pasar Seni Gabusan (PSG).
PSG dinilai menjadi lokasi yang paling memungkinkan karena posisinya yang strategis dan lahannya cukup luas. Selain itu, lahan PSG seluas sekitar 4,5 hektare itu merupakan tanah kas desa, sehingga proses pembebasannya tidak terlalu menyulitkan.
Pemerintah Kabupaten Bantul saat ini masih mengurus proses izin pemanfaatan lahan kas desa tersebut menjadi taman budaya Bantul ke Gubernur DIY. Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Bantul, Isa Budi Hartomo mengatakan dana pengadaan lahan untuk taman budaya Bantul adalah dana keistimewaan (danais), "Sekitar Rp38 miliar," kata Isa, Rabu (30/5/2018).
Isa mengatakan meski lahan PSG bagian dari tanah kas desa, pihaknya tetap akan membelinya, kemudian desa diminta untuk mencari lahan penggani setelah PSG resmi menjadi aset Pemerintah Kabupaten Bantul. "Desa kami fasilitasi untuk pengadaan tanah pengganti," ujar Isa.
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Sunarto mengatakan izin pengadaan lahan untuk pembangunan taman budaya Bantul masih dalam proses. Pihaknya berharap pengadaan lahan selesai tahun ini, sehingga proses pembangunan bisa dimulai tahun depan.
Pengadaan taman budaya ini merupakan kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten Bantul sesuai perintah Gubernur DIY, Sri Sultan HB X agar kabupaten dan kota memiliki taman budaya. Sunarto mengatakan pembangunan taman budaya tidak ingin asal-asalan.
Pihaknya menginginkan taman budaya itu tidak hanya untuk panggung kesenian, namun juga sebagai ruang pamer kerajinan UMKM Bantul, "Gambaran saya taman budaya itu nanti ada ruang pamer, panggung hiburan seni nusantara, dan taman lainnya," kata Sunarto.
Taman budaya tersebut juga diharapkan menjadi tempat kegiatan-kegiatan besar bagi masyarakat. Terkait soal teknis penggunaannya, Sunarto masih akan membahasnya. Yang jelas, kata dia, taman budaya itu nantinya akan dikelola oleh unit pelaksana teknis (UPT) tersendiri.
Soal konsepnya, Sunarto mengaku masih membahasnya juga. Namun pihaknya sudah memiliki referensi taman budaya di Kulonprogo yang bisa dicontoh terkait desaiannya. Hanya untuk kapasitasnya akan diperbanyak sampai seribu tempat duduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har