Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Festival Of Light Kaliurang 2017/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Acara Festival of Light Kaliurang tetap bakal digelar meski saat ini Gunung Merapi berstatus Waspada. Saat ini, persiapan telah mencapai 90%, dan antisipasi penanggulangan bencana juga sudah dilakukan.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih, mengatakan berbagai acara menjelang Lebaran diagendakan untuk mendongkrak jumlah kunjungan ke Kawasan Wisata Kaliurang. "Acara Festival of Light Kaliurang tahun ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kaliurang," kata Sudarningsih saat jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (5/6/2018).
Menurut Sudarningsih, Festival of Light Kaliurang bakal digelar mulai Sabtu (9/6/2018) hingga Minggu (22/7/2018). Berbagai acara yang digelar diprediksi mampu meningkatkan jumlah kunjungan di objek wisata tersebut. Selain dengan Festival of Light Kaliurang, ada 11 pagelaran kesenian dengan menampilkan kesenian tradisional seperti jatilan, orkes dangdut, dan pentas musik lainnya.
Pengelola Taman Pelangi, Sigit, mengatakan dalam Festival of Light Kaliurang tahun ini juga akan menampilkan dancing fountain, yaitu atraksi air menari yang gerak pancarnya disesuaikan dengan lagu. Ada juga lampion yang menghiasi lokasi festival, yaitu di Gardu Pandang Kaliurang.
Sigit mengatakan saat ini persiapan terus dilakukan seperti memasang lampion, dancing fountain, dan fitur tarian api. "Persiapan sudah 90 persen, dan harapannya pada H+1 Lebaran sudah ramai," ujarnya. Untuk tiket pasuk, pengelola mematok tarif Rp25.000 untuk hari biasa, dan Rp30.000 untuk akhir pekan.
Sigit mengatakan meskipun saat ini Gunung Merapi berstatus Waspada, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman. "Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Sleman, sekaligus menggandeng sukarelawan dan SAR Satlinmas," kata Sigit.
Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto, mengatakan berdasar rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), zona merah masih berada dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi. "Kaliurang tetap aman karena berada dalam radius tujuh kilometer dari puncak. Untuk pariwisata kami menjamin aman," kata Joko.
Meskipun aman, Joko tetap mengimbau kepada wisatawan yang datang untuk tetap waspada dan tak perlu panik saat terjadi erupsi. "Harus ada sukarelawan yang bisa menenangkan agar pengunjung tidak panik. Beberapa jalur evakuasi juga sudah dipersiapkan," ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nusron Wahid hadir dalam rapat RUU Reforma Agraria yang dipimpin Dasco. RUU tersebut telah disetujui menjadi usul inisiatif DPR.
Omzet pedagang pasar tradisional Bantul turun 17 persen. DPRD menyoroti transaksi online dan kondisi pasar yang kurang representatif.
Ukraina melancarkan serangan drone ke Moskow. Rusia mengklaim lebih dari 1.600 drone dicegat dan tiga orang tewas dalam serangan tersebut.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 29,85 persen di 265 kabupaten/kota. Harga tertinggi mencapai Rp199.000 per kilogram.
Kelok 23 ramai dijajal pengendara pada hari terakhir uji coba. Evaluasi dilakukan 21 September untuk menentukan kelayakan dibuka untuk umum.